Pesantren Muhammadiyah Diserang, Kokam Minta Masyarakat Siaga

542
Kokam
Kokam (Photo: Muhammadiyah.or.id)

Jakarta, Muslim Obsession – Pasca penyerangan yang diterima oleh pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Lamongan, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Menurut Komando Nasional KOKAM, Masyhuri Mashuda, masyarakat perlu meningkatkan tindakan pencegahan dengan melakukan ronda.

“Masyarakat agar proaktif melakukan pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan sekitar. Misalnya sistem siskamling atau ronda perlu kembali digiatkan dan diaktivasi komunikasi dengan aparat penegak hukum,” katanya dalam rilis yang diterima Muslim Obsession, Senin (19/02/2018).

“Selain untuk antisipasi serangan ‘orang gila’, tapi juga meningkatkan pengamanan jelang tahun politik yang semakin menghangat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus bergerak cepat mengungkap fakta di balik penyerangan terhadap tokoh-tokoh agama dan rumah ibadah. Bahkan, ia meminta kepada Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) untuk menyeriusi kasus penyerangan tokoh agama.

“Seharusnya BIN dan BAIS merespon serius rentetan keugal-ugalan yang sudah meresahkan masyarakat ini. Modus orang gila harus dibuktikan secara klinis, pun jika terbukti sakit jiwa mengapa sasarannya punya pola yang sama,” tukasnya. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here