Pesan Kerukunan Menag di Prasasti Masjid Cheng Ho Batam

127
Menteri Agama Fachrul Razi di depan Masjid Cheng Ho Batam. (Foto: Kemenag)

Batam, Muslim Obsession – Menteri Agama Fachrul Razi meresmikan sejumlah bangunan KUA, Madrasah dan rumah Moderasi Bergama di Kota Batam, Selasa (21/1/2020) siang.

Seperti dilansir Kemenag, pada kesempatan itu Menang juga memberi arahan dalam silaturahmi bersama tokoh lintas agama dan ASN Kemenag Kepulauan Riau dilanjutkan menunaikan Shalat Dzuhur di Masjid Muhammad Cheng Ho.

Keberadaan Menag di masjid dengan arsitektur bangunan Tiongkok ini disambut warga. Menag pun disambut dengan shalawat dan iringan tabuhan Kompang.

Turut mendampingi Menag, Kakanwil Kemenag Kepri Mukhlisuddin, Plh Dirjen Bimas Islam Tarmizi Tohor, Sesmen Khoirul Huda Basyir dan Forkominda Provinsi Kepulauan Riau dan Pemkot Kota Batam.

Usai menunaikan Salat Dzuhur, Menag menandatangani prasasti sekaligus menuliskan pesan kerukunan. Pesan kerukunan yang ditulis Menag di atas prasasti yakni Umat Rukun Indonesia Maju.

Masjid Muhammad Cheng Ho berdiri megah  di kawasan Golden City, Bengkong Kota Batam. Masjid yang dibangun oleh seorang pengusaha Batam ini sebagai upaya mengenang sejarah perjalanan seorang Laksamana Tiongkok dan anak buahnya ke Indonesia yang membawa ajaran Islam. Keberadaan masjid ini membuktikan kulturasi antara budaya China, Islam dan Indonesia terjalin begitu erat di kota Batam.

Masjid yang dibangun tanpa kubah ini dihiasi berbagai ornamen berpadu dengan rangkaian huruf-huruf Arab. Mesjid Cheng Ho diresmikan oleh Menko Bidang Kemaritiman Dwisuryo Indroyono Soesilo dan Menteri Pariwisata Arief Yahya pada 21 Februari 2015.

Dari keterangan yang terpajang di dinding sebelah kanan mesjid, Cheng Ho adalah seorang laksamana laut yang datang dari Tiongkok. Ia dipercaya memimpin ekspedisi pelayaran dengan membawa lebih kurang 27.000 anak buahnya berlayar menuju Indonesia. Peristiwa ini terjadi sebanyak 7 kali dalam kurun waktu di tahun 1416.

Kedatangan Laksamana Cheng Ho disambut baik oleh Raja dan penduduk Indonesia saat itu. Laksamana Cheng Hoo tercatat pernah singgah di Aceh, Palembang dan beberapa tempat di Pulau Jawa.

Ia seorang muslim tulen dan anak dari Haji Ma Ha Zhu dan ibunya berasal dari marga Oen (Wen) Tiongkok. Laksamana Cheng Ho juga pernah diberi kepercayaan oleh Kaisar Cina Yongle yang pernah berkuasa pada tahun 1403 hingga 1424.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here