Perubahan Cuaca di Makkah, Jamaah Haji Mulai Teserang Batuk dan Pilek

344

Makkah, Muslim Obsession – Perubahan cuaca terjadi di Makkah menjelang puncak wukuf pada Sabtu (10/8/2019) nanti. Cuaca panas di atas 40 derajat celcius, secara tiba-tiba bisa berubah berganti mendung dan gerimis diikuti angin bercampur debu.

Pada Selasa (6/8) dini hari, Kota Makkah juga tiba-tiba turun hujan. Kondisi ini mengakibatkan banyak jamaah yang mulai terserang gangguan infeksi saluran pernafasan seperti batuk, pilek dan sesak nafas.

Salah satu petugas kesehatan kloter JKG 51 Pringsewu, Warsito di ruang pelayanan kesehatan Hotel Al Zaer Mashaer, Syisyah, mengatkan tingkat kunjungan jamaah haji Indonesia ke ruang pelayanan kesehatan semakin meningkat.

“Keluhan yang dirasakan mayoritas terkait seputar batuk, pilek, pusing, dan sejenisnya. Alhamdulillah terlayani dengan baik,” kata Warsito, Rabu (7/8/2019).

Menyikapi kondisi ini petugas kesehatan terus bekerja ekstra agar para jamaah tetap dalam kondisi prima saat puncak wukuf. Para petugas kesehatan terus mengimbau agar para jamaah senantiasa mengenakan masker, banyak minum air putih, dan tidak merokok.

Imbauan untuk menyiapkan diri fisik dan mental juga terus dilakukan panitia haji dan petugas kloter menghadapi aktivitas di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Berbagai edaran perubahan berbagai kebijakan pelayanan juga sudah disampaikan Kantor Urusan Haji RI Daerah Kerja (Daker) Makkah. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here