Pertama Kali, New Jersey Rekrut Polwan Berhijab 

363
Paterson Welcomes First Hijabi Officer

Paterson, Muslim Obsession – Kelas baru perwira polisi Paterson New Jersey telah memecahkan rekor sebagai kelas wanita perdana, termasuk perwira hijabi Palestina-Amerika pertama.

“Mereka adalah pelopor,” ujar Walikota Andre Sayegh saat bersumpah pada tiga petugas.

“Mereka telah memecahkan langit-langit kaca. Sekarang Patersonian muda, orang-orang muda di sekolah kami dan jalan-jalan kami, dapat melihat ke atas dan berkata, ‘Saya ingin menjadi seperti mereka’,” ungkapnya seperti dilaporkan North Jersey, Kamis (13/6/2019).

Tiga petugas yakni Yeniry Medina, Gabriela Toribio dan Serein Tamimi dilantik pada upacara Balai Kota, yang disebut walikota sebagai momen bangga bagi kota Paterson.

Para wanita mulai di kelas enam rekrutmen. Setelah program enam bulan, ketiganya dibiarkan berdiri. Tamimi, gadis berusia 22 tahun yang datang ke AS ketika dia berusia kurang dari setahun, adalah perwira Palestina-Amerika pertama. Dia adalah seorang Muslim dan mengenakan hijab.

Dia pun berharap dapat menginspirasi wanita muda Muslim lainnya untuk mengikuti impian mereka.

“Saya ingin berada di sana untuk komunitas dan dapat berhubungan dengan mereka dalam arti tertentu, dan biarkan semua orang tahu, jika mereka membutuhkan sesuatu, mereka dapat mengajukan pertanyaan,” kata Tamimi.

“Saya ingin menunjukkan kepada mereka bahwa kita tidak seperti yang digambarkan media tentang kita. Kami adalah orang-orang yang ramah, kami mencintai apa yang kami lakukan dan kami ada untuk komunitas,” imbuhnya.

Sedangkan Toribio dan Medina adalah orang Dominika-Amerika dan telah menjalani seluruh hidup mereka di Paterson. Mereka bergabung dengan kepolisian yang terdiri atas 400 orang, termasuk 57 wanita.

Pada upacara tersebut, Kepala Polisi Troy Oswald memuji ketiga wanita itu atas upaya mereka di akademi, juga memberikan pujian khusus kepada Tamimi sebagai perwira wanita Palestina-Amerika pertama.

“Ini bukan tentang apa yang kita kenakan. Ini bukan tentang agama yang kita praktikkan. Ini tentang kemampuan berkomunikasi. Ini tentang memperlakukan semua orang secara adil. Ini tentang bersikap etis,” tegasnya. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here