Pertama Kali, Masjid di Amsterdam akan Adzan Lewat Pengeras Suara

98

Amsterdam, Muslim Obsession – Masjid di distrik Nieuw West Amsterdam, untuk pertama kalinya menjadi masjid pertama di ibukota Belanda yang mengudara Adzan dari menara-menara masjidnya, DutchNews.nl melaporkan, Jumat (11/10/19).

“Kami tidak mencoba memprovokasi, kami mencoba untuk menormalkan tradisi Islam,” kata Yassin Elforkani, imam masjid Blauwe dan pusat kebudayaan.

“Orang-orang mengaitkan kalimat “Allahu Akbar” lewat adzan di masjid dengan kekerasan akibat pandangan terorisme internasional. Padahal masjid menjadi tempat yang menenangkan untuk para jamaah,” tambahnya.

Langkah ini pertama kali diumumkan di Facebook ketika para pemimpin masjid mengatakan mereka berharap bahwa panggilan untuk shalat akan membantu menormalkan Islam di kota dunia Amsterdam yang indah ini.

Bagi mereka, panggilan adzan memiliki status hukum yang sama dengan lonceng gereja. Meski dewan kota memiliki wewenang untuk menentukan batasan.

Adzan di Barat

Adzan adalah panggilan shalat lima waktu bagi umat Islam. Orang-orang Muslim di Barat sering tidak bisa mendengar adzan untuk shalat.

Pihak berwenang setempat berpendapat bahwa panggilan itu akan menyebabkan gangguan kebisingan bagi warga.

Diketahui, Islam adalah agama terbesar kedua di Belanda, dipraktekkan oleh 4% dari populasi menurut perkiraan 2010-2011.

Sebagian besar Muslim berada di empat kota besar di Belanda, yakni Amsterdam, Rotterdam, Den Haag, dan Utrecht.

Sejarah awal Islam di Belanda berasal dari abad ke-16 ketika sejumlah kecil pedagang Ottoman mulai menetap di kota-kota pelabuhan negara. Amsterdam memiliki masjid improvisasi pertamanya di awal abad ke-17.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here