Perpustakaan Mesir Terbitkan Buku Sejarah Islam di Cina

213
Bibliotek Alexandria (Maktabat Al-Iskandarīyah) adalah perpustakaan utama dan pusat budaya yang terletak di pantai Laut Tengah di Mesir tepatnya di kota Alexandria. Perpustakaan ini merupakan sebuah peringatan untuk Perpustakaan Alexandria yang hilang. (Photo: Egypt Today)

Kairo, Muslim Obsession – Perpustakaan utama dan pusat budaya Bibliotek Alexandrina di Alexandria Mesir, menerbitkan buku sejarah berjudul ‘Islamic Art in China’ atau ‘Seni Islam di Cina’.

Buku tersebut merupakan hasil kolaborasi dari Program Studi Peradaban Islam Bibliotek Alexandrina dengan House of Wisdom di Cina. Ditulis oleh Yang Guiping dengan terjemahan oleh Ahmed Amin.

Buku ini mengkaji sejarah Islam di Cina, dengan fokus pada monumen artistik dan arsitektur yang mereka bangun. Di samping unsur kepercayaan lainnya seperti ritual. Buku ini berfungsi sebagai pengantar yang sangat baik bagi siapa saja yang tidak mengenal seni Islam di Cina.

Alasan penerbitan buku tersebut adalah karena umat Muslim telah ada di Cina selama berabad-abad, tetapi jarang menjadi topik fokus akademis. Selain itu, orang-orang Muslim Cina telah mengembangkan tradisi unik Seni Islam yang menggabungkan unsur-unsur budaya Tionghoa asli.

Dilansir Egypt Today, Rabu (21/3/2018), Islam memasuki Cina selama Dinasti Tang dan Song tahun 618-1279 M. Melalui dua jalan sutera di darat dan laut yang menghubungkan Cina dengan Asia Tengah dan Timur Tengah.

Banyak Muslim yang datang melalui perdagangan lalu menetap dan menikahi penduduk setempat. Dengan anak-anak dan keturunan mereka menjadi Muslim Cina pertama.

Bab pertama buku ini membahas masjid-masjid di Cina, terutama tentang seni arsitekturnya. Sementara di bab kedua berfokus pada versi khanqah (tempat sufi), kubah, dan kuil di Cina.

Bab terakhir difokuskan seputar kaligrafi dan penggunaannya dalam naskah keagamaan. Di samping studi tentang gerabah Islam China, dan melihat bagaimana elemen artistik dan arsitektural telah berevolusi selama berabad-abad.

Buku “Seni Islam di Cina” tersebut, kemudian ditutup dengan garis waktu sejarah Cina yang singkat, sampai berdirinya Republik Rakyat Cina (RRC) pada tahun 1949.(Vina)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here