Pernah Sebut Islam ‘Penyakit’, Politisi Belanda Ini Jadi Mualaf

519
Joram van Klaveren masuk Islam (Foto: Istimewa)

Rotterdam, Muslim Obsession – Kabar mengejutkan datang dari Joram van Klaveren. Seorang mantan anggota partai sayap kanan Belanda tersebut mengumumkan dirinya telah masuk Islam.

Sebelumnya, politisi yang dikenal anti-Islam itu pernah menyebut Islam sebagai penyakit terbesar yang pernah melanda negaranya dalam seratus tahun terakhir.

Rupanya, dia tertarik masuk Islam setelah dirinya menulis buku tentang agama yang tumbuh paling cepat di dunia.

“Selama proses pembuatan tulisan itu, saya menemukan semakin banyak hal yang membuat pandangan saya tentang Islam goyah,” kata Joram van Klaveren kepada radio Belanda, seperti dilansir Telegraph, Rabu (6/2/2019).

Van Klaveren adalah anggota parlemen untuk Partai Kebebasan (PVV) sejak 2010 hingga 2014. PVV sendiri dipimpin oleh seorang anti-Islam dan penghasut anti-imigrasi Geert Wilders.

Dia akhirnya mengundurkan diri setelah pemimpin rasis PVV, Geert Wilders, berkomentar tentang orang Maroko.

Namun, selama dia masih menjadi anggota parlemen, ia memiliki pandangan keras tentang Islam. Dia bahkan mengatakan “Islam adalah dusta” dan “Al-Quran adalah racun.”

Saat ditanya apakah dia merasa bersalah dan menyesal telah mengatakan demikian, Van Klaveren mengatakan “ya (merasa bersalah)”.

Van Klaveren juga pernah dengan giat menganjurkan kebijakan Wilders untuk melarang Al-Quran dan menutup masjid.

“Saya melihat Alkitab di rak buku saya, di atas meja ada buku-buku tentang Nabi Muhammad. Tahun-tahun sebelumnya saya memiliki keengganan yang besar terhadap Islam,” kisahnya.

Selama tujuh tahun Joram van Klaveren melakukan kampanye tanpa henti untuk melawan Islam di Belanda.

Van Klaveren, yang tumbuh dalam keluarga Protestan, kini mengaku sangat menyesal telah berkontribusi untuk memberi orang-orang citra yang salah tentang Islam.

Dia mengatakan bahwa manuskrip buku kritis Islam yang pada awalnya dia rencanakan untuk ditulis telah dibuang ke tempat sampah dan akan digantikan oleh sebuah buku di mana dia akan melawan argumen para kritikus Islam.

Van Klaveren mengatakan bahwa analisis yang ia lakukan sebagai anggota parlemen sayap kanan bahwa sebagian besar masalah di dunia disalahkan pada Islam adalah salah.

Masuknya Van Klaveren ke agama Islam, rupanya mengikuti jejak Arnoud Van Doorn, mantan anggota PVV lain yang masuk Islam pada April 2012.

Van Doorn pun memuji van Klaveren di Twitter. Dia tidak menyangka bahwa dia akan melihat begitu banyak orang yang bertobat dari bekas partainya.

Kedua politisi itu ternyata bukan satu-satunya anggota partai sayap kanan Eropa yang masuk Islam. Maxence Buttey, seorang anggota dewan di pinggiran timur Paris Noisy-le-Grand, juga masuk Islam pada Januari 2016.

Arthur Wagner, anggota lain dari partai sayap kanan Jerman, juga masuk Islam pada tahun 2018, meninggalkan posisinya di komite eksekutif partai nasional. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here