Peringati Hari Santri, Kemenag Akan Gelar Sayembara hingga Bagikan 22 Juta Masker

59
Usai Upacara memperingati Hari Santri Nasional 2018 di Lapangan Simpanglima, Senin (22/10/2018).

Muslim Obsession – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas merilis logo dan tema Peringatan Hari Santri 2021, Selasa (21/9/2021) pagi.

Acara yang digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin ini turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Efendi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, perwakilan Kementerian/Lembaga, serta perwakilan Ormas Islam.

Dalam launching tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani menyampaikan tahun ini, Hari Santri akan mengusung tema “Santri Siaga Jiwa dan Raga”.

Dhani, begitu ia biasa disapa, menuturkan sejak Hari Santri ditetapkan pada 2015 oleh Presiden Joko Widodo, Kementerian Agama tidak pernah absen melakukan peringatan hari santri dengan tema yang berbeda-beda.

“Secara berturut-turut, pada 2016 mengusung tema ‘Dari Pesantren untuk Indonesia’. 2017, mengusung tema ‘Wajah Pesantren Wajah Indonesia’. 2018 mengusung tema ‘Bersama Santri Damailah Negeri’. Pada 2019, hari santri ‘bertema Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia’. 2020, Santri Sehat Indonesia Kuat. Sedangkan untuk Hari Santri tahun 2021 ini, setelah melalui berbagai tahapan panjang diskusi, hari santri tahun ini mengusung tema ‘Santri Siaga Jiwa dan Raga’,” ungkap Dhani, dilansir Kemenag.

Serangkaian kegiatan, lanjut Dhani, juga disiapkan untuk memperingati Hari Santri 2021 yang jatuh setiap 22 Oktober. Pertama, Pesantren Virtual Exhibition. Kedua, Sayembara Santri Siaga Jiwa Raga.

Ini merupakan ajang kompetisi bagi santri dan masyarakat umum tentang karya dan inovasi bertema kepesantrenan. Adapun jenis sayembara yang dilakukan, adalah sayembara VAKSIN  yang merupakan akronim dari Video Aksi Kiai-Santri Indonesia.

Ada juga sayembara “Surat Santri”. “Di sini kita akan memberikan kesempatan bagi santri untuk mengekspresikan pemikiran dan harapan mereka melalui tulisan tangan yang ditujukan kepada Presiden dan atau Menteri Agama,” tutur Dhani.

Ada juga “Challenge Selamat Hari Santri”. Sayembara ini memberikan kesempatan bukan hanya bagi santri, tapi juga masyarakat umum untuk turut memperingati Hari Santri 2021.

“Sayembara challenge selamat hari santri ini terbuka untuk umum. Mereka bisa mengirimkan bentuk video kreasi ucapan Selamat Hari Santri 2021,” jelas Dhani.

“Untuk memperingati Hari Santri ini juga kita akan memberikan kesempatan Santri Sehari Menjadi Menteri. Sayembara ini bertujuan untuk melihat dan mengkader santri agar memiliki jiwa kepemimpinan,” imbuhnya.

Ketiga, dalam rangka Hari Santri 2021, Kemenag juga akan mengusung gerakan 22 Juta Masker untuk Santri.

“Pemberian bantuan untuk pencegahan dan penanggulangan covid di pesatren. Ada pun jenis bantuan yang diberikan, berupa masker, hand sanitixer, thermogun dan vitamin,” ujar Dhani.

Kementerian Agama rencananya juga akan menggelar malam kebudaayan santri dengan pagelaran wayang kulit yang mengusung lakon “Semar Mbangun Pesantren”.

“Terakhir, ada Santriversary yang akan disiarkan langsung di media sosial Kemenag, pada 21 Oktober 2021. Sebagai puncak peringatan hari santri akan dilakukan Upacara Bendera pada 22 Oktober 2021. Seluruh kegiatan ini, akan dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan,” tutup M. Ali Ramdhani.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here