Penyebab Seorang Muslim Malas Beribadah

84

Muslim Obsession – Salah satu penyebab terbesar seorang Muslim malas beribadah adalah karena adanya godaan setan.

Kondisi saat ini pasti berbeda dibandingkan bulan Ramadhan, dimana setan dibelenggu dan karena adanya keberkahan Ramadhan.

“Allah kondisikan Ramadhan sebagai bulan penuh berkah, dimana pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup, banyak penyeru kebaikan sehingga kita jadi semangat,” ujar Ustadz Syafiq Riza Basalamah dalam sebuah taushiyahnya.

Saat ini di luar Ramadhan, jelasnya, kondisi lingkungan berubah dan setan-setan pun sudah dilepas sehingga menyebabkan seorang Muslim loyo dan kendur semangat beribadahnya.

Ketika Ramadhan semua orang berbondong-bondong ke masjid untuk shalat Isya dan Tarawih, sekarang masjid kembali kosong.

Lalu, apa yang harus kita lakukan agar tidak malas beribadah?

“Pertama, kita harus berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Berdoa. Karena setan berusaha agar manusia malas. Kalau orang maksa untuk ibadah, setan akan menggoda ‘sudahlah yang penting yang wajib aja, kalau yang sunnah kan sunnah kalau tidak dilakukan tidak dosa’,” terang Ustadz Syafiq.

Selain setan, faktor penyebab terbesar malas beribadah adalah jiwa manusia. Pada dasarnya manusia itu senang bersantai, terlebih dapat bisikan setan agar manusia tetap santai daripada harus segera beribadah.

“Faktor ketiga, karena ada dosa di hati kita yang menjadi noktah (titik) hitam. Sehingga solusinya adalah Istighfar, memohon kepada Allah ‘Azza wa Jalla agar diampuni,” sambungnya.

Faktor berikutnya adalah lingkungan yang menjadikan manusia terlena dan senang pada lingkungan yang tidak memberikan semangat untuk beribadah.

Maka kadangkala seseorang harus pindah atau hijrah meninggalkan kampungnya, tempat kerjanya. Cari tempat kerja atau lingkungan baru yang membuatnya semangat untuk taat beribadah kepada Allah Ta’ala.

“Ada yang mengatakan, di tempat kerja saya ini kok maksiat terus? Waktunya shalat, tidak ada yang shalat. Saya shalat diledekin. Lama kelamaan saya takut seperti mereka. Ini cerita kawan dan akhirnya dia berhenti dari tempat kerja itu,” tandas Ustadz Syafiq. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here