Penuh Khidmat, WNI di Azerbaijan Laksanakan Upacara Pengibaran Bendera

80

Baku, Muslim Obsession – Langkah-langkah kaki anggota Paskibra yang sedang menyempurnakan latihannya sudah terdengar sejak Sabtu (17/8/2019) pagi.

Ragam pakaian adat Indonesia mulai dikeluarkan dari lemari koleksi di gedung KBRI Baku, untuk segera dipakai oleh para petugas upacara yang bertugas untuk membacakan teks Proklamasi, UUD’ 45, doa serta MC pada upacara kali ini.

Masyarakat Indonesia yang ada di Baku dan sebagian mahasiswa juga penduduk Azerbaijan juga mulai menjejali pintu gerbang KBRI Baku pagi itu untuk menjadi bagian dari upacara pengibaran bendera merah putih sebagai tanda perayaan Hari Kemerdekaan ke-74 RI.

Sekitar pukul 9 lewat 15 menit waktu setempat, sesuai waktu yang dijadwalkan, para peserta upacara mulai membentuk barisan dan seluruh perangkat upacara telah berdiri tegap, menunggu aba-aba bahwa upacara akan segera dimulai.

Pemimpin upacara, Kifah Gibraltar, memasuki lapangan upacara dengan pakaian ala Paskibraka di Istana, setelan warna merah dan putih. Ia mengaba-abakan untuk memberikan hormat kepada pembina upacara pagi ini, Duta Besar RI untuk Azerbaijan, Prof. Dr. H. Husnan Bey Fananie, MA.

Pengibaran Sang Merah Putih dilakukan tim paskibra yang terdiri dari mahasiswa Indonesia dan mahasiswa Azerbaijan. Dengan sempurna Sang Merah Putih dibuka dan dikibarkan bersama iringan lagu Indonesia Raya, yang kerap membuat nurani para WNI yang merantau di luar negeri bergetar.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, upacara pengibaran bendera berlangsung khidmat sarat makna.

“Indonesia adalah sebuah bangsa yang besar. Merupakan tugas kita dan generasi muda untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa para pemimpin dunia. 270 juta orang Indonesia harus menjadi pribadi-pribadi yang unggul, berkarakter kuat dan cinta dengan tanah air untuk bersaing dengan masyarakat dunia,” ujar Dubes dalam amanatnya.

Seusai upacara, acara dilanjutkan dengan ramah-tamah, syukuran berupa makan tumpeng dan potong kue ulang tahun Indonesia. Perayaan 17 Agustus di Baku juga akan dilanjutkan dengan pesta rakyat yang akan dimulai pada pukul 5 sore di Wisma Indonesia.

Masih dalam rangkaian Dirgahayu Indonesia, KBRI Baku juga akan menyelenggarakan Indonesian Cultural Festival ke-4 pada bulan September. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here