Penting! Ini Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mudik

191
Mudik dengan Mobil (Foto: Antara)

Jakarta, Muslim Obsession – Hari raya Idul Fitri atau lebaran tinggal hitungan hari lagi, momen mudik pasti menjadi saat yang ditunggu bagi masyarakat banyak terlebih orang yang jauh dari keluarga. Karena momen ini adalah saat para keluarga berkumpul dengan sanak dan saudara.

Banyak cara yang dipilih oleh masyarakat untuk menuju kampung halaman, entah itu melalui jalur darat, laut ataupun udara. Meski demikian tapi ternyata mudik menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil, masih menjadi pilihan masyaraka, bukan hanya karena menarik tapi mobil akan terasa berguna saat sudah berada di kampung halaman jika belum ada transportasi umum yang memadai.

Saat melakukan perjalanan jauh atau mudik menggunakan mobil, tidak hanya kondisi kendaraan yang harus diperhatikan tapi juga kondisi fisik pengemudi. Pasalnya, kini sudah tidak bisa diprediksi lagi, kapan waktu terbaik untuk melakukan perjalanan ke kampung halaman.

Mungkin, para pemudik bisa berspekulasi dengan waktu keberangkatan malam hari bisa menghindari kemacetan. Terkadang, kita justru terjebak di kemacetan mengemudi dari malam hingga pagi hari. Begitu juga sebaliknya, saat berangkat pagi atau siang, bisa saja masih terjebak di jalan hingga malam hari.

Nah, untuk itulah harus diwaspadai situasi peralihan waktu berkendara dari terang ke gelap maupun gelap ke terang. Terutama pergantian dari gelap ke terang terlebih jika semalaman terus-terusan berkendara.

Mengemudi di malam hari membutuhkan kerja ekstra dari tubuh kita, mulai dari otak, mata, tangan hingga kaki. Mata yang paling berat bebannya, karena saat di gelap malam mata dipaksa untuk menyerap lebih banyak sinar agar pandangan ke jalan tetap terpantau. Belum lagi ketika ada sorot lampu dari kendaraan yang berlawanan arah.

Kalau sempat terhadang macet, mata juga terpapar selama berkali-kali oleh lampu rem kendaraan yang searah jalannya.

Jika semalaman dipaksa untuk melek dalam gelap, hingga bertemu sinar matahari jelas kinerja mata akan terganggu. Di antaranya perih, ngantuk dan membuat otot mata capek. Hasilnya, mata akan menutup terus karena kelelahan.

Jika sudah demikian, tidak ada cara lain. Harus istirahat, baik fisik maupun mata. Istirahatkan otot mata sejenak, sekitar 10-15 menit. Bisa dengan cara dipejamkan, atau juga senam mata. Yakni dengan melakukan gerakan melihat benda jauh dan dekat secara berulang-ulang dengan ritme yang diatur.

Lihat juga yang berwarna hijau. Hamparan sawah menjadi salah satu titik yang cukup baik. Cara lainnya yakni dengan membilas mata dengan air suhu suam-suam kuku (hangat). Ingat ya, bukan air dingin. Untuk tubuh sendiri yang juga berkorelasi dengan mata, lakukan senam ringan. Gunanya untuk melancarkan otot dan persendian.

Tapi intinya adalah jangan lupa untuk beristirahat, jangan memaksakan diri jika memang sudah sangat Lelah. Gunakan juga kacamata hitam saat siang hari agar mata tak cepat lelah dan tidak silau. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here