Pengadilan Konstitusional Turki Tolak Buka Hagia Sofia untuk Ibadah

180
Hagia Sophia (Foto: Salaam Gateway)

Istanbul, Muslim Obsession – Pengadilan Konstitusional Turki menolak permohonan untuk membuka Hagia Sophia sebagai tempat ibadah bagi umat Muslim.

Hagia Sophia merupakan bangunan ikonik di Istanbul yang kini menjadi museum setelah sebelumnya pernah menjadi gereja dan masjid sepanjang sejarahnya.

Pengadilan menganggap permintaan menjadikan Hagia Sophia sebagai tempat shalat itu tidak memiliki landasan yang kuat sehingga keputusan pengadilan itu menunjukkan bahwa tidak akan ada perubahan apapun dalam waktu dekat mengenai fungsi dari bangunan tersebut.

Dalam permohonannya, asosiasi masyarakat menganggap melarang shalat di Hagia Sophia melanggar hak kebebasan berekspresi. “Permintaan itu berasal dari asosiasi warisan Turki independen,” paparnya seperti dikutip Salaam Gateway, Jumat (14/9/2018).

Hagia Sophia diubah menjadi museum yang dapat diakses semua orang oleh para pendiri Turki modern yang sekuler pada 1930-an. Kelompok sekuler di Turki khawatir dengan semua upaya meng-Islamisasi bangunan itu atau menjadikannya sebagai masjid.

Selama beberapa tahun pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan, terjadi peningkatan aktivitas Muslim di museum itu dan pembacaan Al-Quran dilakukan pada waktu tertentu. Hagia Sophia dibangun pada abad keenam sebagai gereja oleh Kekaisaran Bizantium Kristiani dan menjadi tempat bagi Patriarkhi Konstantinopel, bekas nama Istanbul.

Saat pasukan Ottoman yang dipimpin Sultan Mehmet II menakhlukkan kota itu pada 1453, dia memerintahkan segera mengubah Hagia Sophia menjadi masjid. Menara pun dibangun di sekitar kubah Bizantium.

Bangunan itu menjadi masjid hingga runtuhnya kekaisaran Ottoman pada pertengahan 1930-an. Otoritas Turki yang dipimpin Mustafa Kemal Ataturk kemudian memerintahkan bangunan itu dijadikan museum untuk semua orang.

Yunani yang terus mengawasi warisan Bizantium di Istanbul sering mengungkapkan kekhawatiran bahwa status Hagia Sophia sebagai museum sekuler dapat berubah menjadi masjid. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here