Pendiri Taliban Masuk 100 Orang Paling Berpengaruh Dunia 2021

110
Mullah Abdul Ghani Baradar. (Foto: time)

Muslim Obsession – Petinggi dan Pendiri Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar masuk ke dalam 100 orang berpengaruh di 2021 versi Majalah Time, Amerika Serikat. Saat ini Badar menjadi Wakil Perdana Menteri Afghanistan yang kembali dikuasai Taliban.

Majalah Time menempatkan nama Baradar sebagai salah satu dari 20 pemimpin yang berpengaruh di dunia. Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, Wapres AS, Kamala Harris, hingga Presiden China, Xi Jinping.

Dalam editorialnya TIME100, majalah itu menyebut Baradar sebagai pemimpin yang dihormati di kalangan Taliban sebagai pendiri gerakan pada 1994. Majalah itu juga menganggap Baradar seorang pemimpin militer karismatik dan sosok yang sangat saleh.

BACA JUGA: Taliban Wajibkan Muslimah Pakai Burqa, Wanita Afghanistan Berontak Lakukan Ini 

“Sekarang dia (Baradar) berdiri sebagai tumpuan bagi masa depan Afghanistan,” bunyi editorial Majalah Time, mengutip Obsessionnews, Jumat (17/9/2021).

Majalah tersebut menggambarkan Baradar sebagai sosok pendiam dan tertutup, jarang memberikan pernyataan atau wawancara publik. Time juga menganggap Baradar sebagai petinggi Taliban yang moderat berbeda dengan petinggi lainnya di kelompok itu.

Baradar dianggap sebagai wajah utama Taliban dan kerap memimpin delegasi kelompok itu berunding dan bertemu dengan pihak asing.

BACA JUGA: Protes Taliban, Perempuan Afghanistan Ramai-Ramai Posting Tanpa Jilbab

Ia disebut menjadi salah satu orang yang mendorong penawaran amnesti bagi anggota rezim Afghanistan sebelumnya dan menggagas pendekatan Taliban ke berbagai negara, seperti Pakistan dan China.

Baradar juga menjadi perwakilan Taliban untuk berunding langsung dan menandatangani kesepakatan dengan Amerika Serikat di Doha, Qatar, pada Februari 2020.

Perjanjian ini menghasilkan kesepakatan AS untuk menarik pasukan dari Afghanistan dan dianggap sebagai awal kebangkitan Taliban di negara Asia Selatan tersebut.

BACA JUGA: Taliban: Perempuan Tidak Bisa Jadi Menteri, Cocoknya Melahirkan, Urus Anak

Semasa muda, Baradar bergabung bersama kelompok gerilyawan mujahidin melawan Uni Soviet yang menginvasi Afghanistan.

Melansir The Economist, setelah invasi Uni Soviet selesai, Baradar membantu Mullah Muhammad Omar. Ia adalah mantan komandan Baradar, salah satu pendiri Taliban. Di bawah Omar, Baradar naik pangkat menjadi Wakil Menteri Pertahanan Afghanistan ketika Taliban berkuasa pada 1996-2001.

Baradar berasal dari suku Pushtun dan lahir pada 1968. Pashtun merupakan etnis minoritas di Afghanistan.

Sejak 2016, Baradar menjabat sebagai wakil dari Mullah Haibatullah Akhundzada, pemimpin tertinggi Taliban saat ini. Sebelumnya, Baradar pernah ditangkap pada 2010 di Pakistan dan dibebaskan pada 2018. (ARS/ON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here