Pencegahan Korupsi Lebih Efektif Dimulai dari Keluarga

562
Tresna Willy Lukman
Trisna Willy saat memberikan materi terkait pencegahan korupsi lewat peran dharma wanita Kemenag. (Foto: Kemenag)

Bekasi, Muslim Obsession –  Pencegahan korupsi akan lebih efektif bila dilakukan para perempuan dimulai dari lingkungan keluarganya. Alasannya, keluarga menjadi lingkungan awal seseorang mendapatkan bimbingan mengenai kejujuran.

Hal itu dikemukakan Penasehat Darma Wanita Persatuan Kementerian Agama Trisna Willy Lukman Hakim saat membuka pertemuan rutin, pembinaan dan sosialisasi program Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Jumat (6/4/2018).

“Mengapa harus keluarga? Fakta mengungkapkan bahwa kasus-kasus korupsi yang saat ini ditangani oleh KPK sebagian pelaku di antaranya memiliki hubungan keluarga. Keluarga juga merupakan lingkungan pertama seseorang mendapatkan bimbingan mengenai kejujuran,” ujar Trisna Willy dalam pertemuan bertajuk ‘Pencegahan Korupsi Berbasis Keluarga’ itu.

Trisna menambahkan, pada dasarnya keluarga merupakan suatu bentuk pemerintahan dalam skala kecil. Anggota keluarga termasuk istri berperan memberikan peringatan dini apabila ada sesuatu yang mencurigakan berkaitan dengan penambahan aset keluarga yang berasal dari suami.

“Artinya, perempuan, istri, atau ibu merupakan tokoh utamanya,” tegas Trisna di hadapan 500 pengurus dan anggota Dharma Wanita Kementerian Agama se-Jabar.

Oleh karenanya, ia berharap setiap istri mampu menjaga suaminya agar tak terjerumus korupsi karena penyalahgunaan jabatan atau kewenangan.

Selain, menjaga suami agar selalu bekerja on the track, Trisna juga mengajak anggota DWP agar senantiasa menanamkan nilai kejujuran pada anak-anaknya dan menghindari perilaku koruptif. Menurutnya, seorang ibu masih dianggap figur sentral dalam memberikan pendidikan moral pada anak dan keluarga.

“Saya ingin mengajak kita semua untuk fokus memberikan pendidikan kejujuran kepada anak-anak. Jangan sampai mereka mendapat pendidikan yang tidak benar dari lingkungannya,” imbuhnya seraya mengapresiasi kegiatan yang dihelat DWP Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat.

Sebelumnya, Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Ratu Chulailatur Roihah Buchori melaporkan bahwa peserta kegiatan ini terdiri dari pengurus dan anggota DWP se-Jabar, kepala madrasah MAN dan MIN di lingkungan kanwil Jabar.

Pada kesempatan yang sama juga diberikan materi Anti Korupsi Berbasis keluarga yang disampaikan oleh Yuyuk Andrianti Penggiat Gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) dari KPK. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here