Pemprov Jatim Berencana Bangun Indonesia Islamic Science Park

293
Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa (Foto: Geo Times)

Malang, Muslim Obsession – Pemprov Jawa Timur berniat membangun Indonesian Islamic Science Park (IISP) seluas 40 hektare di Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura.

Proyek tersebut akan digunakan untuk pusat rukyatul hilal (pengamatan visibilitas hilal) dalam menentukan awal Ramadhan dan Idul Fitri yang biasa dilakukan kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

“Kita berharap kalau mau Ramadhan atau Idul Fitri ada rukyatul hilal kan. Jadi kita kumpulkan aktivitas rukyatul hilal di situ,” tutur Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, ketika ditemui usai menghadiri peringatan Isra Mi’raj di Kota Malang, Rabu (3/4/2019).

Ia menambahkan IISP rencananya dibangun di lahan seluas 40 hektare di pojok Kabupaten Bangkalan. Formatnya, kata dia, 50 persen kawasan ditujukan untuk wisata, 30 persen untuk edukasi dan 20 persen untuk seni.

“Jadi kita berharap ini akan jadi pusat rekreasi religius dunia,” ucapnya.

Ketua Muslimat NU itu mengatakan bahwa butuh waktu sekitar dua tahun untuk mempersiapkan pembangunan IISP.

“Saya sih berharap ini kan kalau sudah menjadi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov), kami butuh izin-izin paling cepat 6 bulan. Kalau reklamasi 40 hektar butuh waktu setahun menurut konsultannya,” tuturnya.

Khofifah berharap pembangunan IISP dapat memberi gravitasi ekonomi syariah ke wilayah Jawa Timur. Hingga saat ini, beberapa investor negeri maupun asing telah menyatakan ketertarikan untuk terlibat dalam proyek tersebut.

“Sudah ada beberapa yang tertarik dan mengirim utusan. Nanti saja lah saya sebut,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here