Pemprov DKI Lakukan Pengawasan Masjid

502
Kepala Biro Pendidikan, Mental, dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat (Foto: beritajakarta)

Jakarta, Muslim Obsession – Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan pengawasan terhadap masjid-masjid yang berada di Jakarta, hal itu dilakukan mengingat masjid kerap dijadikan tempat untuk menyebarkan paham radikalisasi.

Maka dari itu, Kepala Biro Pendidikan, Mental, dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat mengatakan, Pemprov tak akan tinggal diam. Pemprov DKI bersama MUI dan Dewan Masjid Indonesia akan bekerja sama untuk membina.

“Pembinaan kepada semua sarana ibadah, baik itu Masjid, Musala, Gereja, Pura, Vihara, dalam rangka cinta NKRI adalah nomor satu,” kata Hendra di Balai Kota, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Pembinaan meliputi monitoring ke rumah-rumah ibadah. Hendra juga mengimbau tempat ibadah memberikan ceramah menyejukkan, bukan justru menebar bibit kebencian.

Sementara, Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno mengaku sudah mengantongi 40 daftar masjid yang diduga terpapar radikalisme. Beberapa sudah dicek. Menurut dia, salah satu masalah radikalisme lahir karena ketidakadilan. Juga ada pemahaman salah yang terus dicokokan kepada generasi muda.

“Tidak ada cara lain selain pendidikan, kedua berikan kesempatan mereka menjadi pengusaha, dan orang yang sukses dengan program OK OCE,” ujarnya.

Isu masjid di Jakarta terpapar radikal mencuat usai Presiden Joko Widodo bertemu dengan sejumlah tokoh agama. Jokowi dan para tokoh berdiskusi tentang dugaan suburnya radikalisme di sejumlah masjid Ibu Kota.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here