Pemain Muslim Tim Kriket Inggris ‘Kabur’ saat Perayaan Alkohol

78
Timnas Kriket Inggris

Jakarta, Muslim Obsession – Timnas kriket Inggris baru saja memenangi Piala Dunia Kriket setelah mengalahkan Selandia Baru pada laga final.

Tim kriket Inggris yang dipimpin oleh Eoin Morgan menang dramatis setelah Martin Guptil dari Selandia Baru kehabisan bola terakhir.

Kemenangan di Piala Dunia Kriket yang dihelat Ahad (14/7/2019) kali ini memang spesial untuk Inggris. Dilansir BolaSport.com dari The Guardian, kemenangan ini menjadi yang pertama untuk Inggris.

Sebelumnya Inggris selalu kalah ketika memasuki babak final pada tahun 1979,1987, dan 1992. Kemenangan ini tentunya disambut gembira oleh seluruh tim timnas kriket Inggris.

Seperti yang sudah menjadi tradisi, tim pemenang turnamen melakukan pengangkatan trofi Piala Dunia Kriket.

Dalam momen perayaan tersebut, pemain Inggris, Jonny Bairstow, menyemprotkan sampanye dari botol yang ia bawa.

Mendapati hal tersebut dua pemain Muslim dari timnas kriket Inggris, Moeen Ali, dan Adil Rashid memilih menjauh dari lokasi. Momen keduanya menghindari semprotan alkohol terjadi dua kali.

Pertama adalah setelah sang kapten, Eoin Morgan, mengangkat piala. Kedua, ketika Jonny Bairstow sendirian menyemprotkan sampanye.

Hal tersebut memang berkaitkan dengan kepercayaan mereka sebagai penganut agama Islam. Sebagaimana diketahui, alkohol merupakan salah satu hal yang diharamkan di dalam ajaran Islam.

Ali dan Rashid sudah mempersiapkan diri mereka untuk berada jauh dari titik perayaan. Mereka memilih berada di barisan pinggir, sehingga lebih mudah untuk menjauh.

Meski begitu keduanya kemudian kembali bergabung bersama rekan-rekan mereka untuk melakukan perayaan.

Simak video lengkapnya di sini:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here