Pelataran Kabah Dibuka untuk Thawaf Sunnah

198
Mencium Hajar Aswad. (Foto: Kemenag)

Jeddah, Muslim Obsession – Akses masuk ke pelataran Kabah kembali dibuka setelah sempat ditutup sementara. Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan bahwa akses masuk itu dibuka sejak subuh tadi.

Endang mengatakan, kebijakan ini didasarkan atas perintah Raja Salman. Pengumuman resmi tentang putusan ini juga sudah disampaikan oleh Ketua Umum Urusan Haramain, Abdurrahman As-Sudais. (Baca: Sempat Ditutup, Kabah Kembali Dibuka)

“Ketua Umum Urusan Haramain, Dr. Abdurrahman As-Sudais mengumumkan penerbitan perintah Yang Mulia Raja Salman yang mengijinkan kembali pelaksanaan tawaf dengan dibukanya tempat tawaf secara berangsur bagi peziarah Non Umroh yg akan dimulai pada Sabtu Subuh besok, sesuai putusan,” ujar Endang, dilansir Kemenag, Sabtu (7/3/2020).

“Namun, dibukanya pelataran Kabah ini hanya untuk thawaf sunnah, bukan untuk jemaah umrah (thawaf dengan mengenakan pakaian ihram yang dilanjutkan dengan sai),” tandasnya.

Sebelumnya, Saudi menutup sementara dua masjid suci di luar waktu salat. Penutupan sementara berlaku 1 jam setelah Salat Isya pada hari Kamis (5/3), dan dibuka lagi satu jam sebelum salat Subuh pada Jumat (6/3).

Di luar jam itu, jemaah bisa masuk ke Masjidil Haram, tapi tidak bisa ke pelataran Kabah.

“Alhamdulillah, hari ini akses ke pelataran Kabah sudah bisa dibuka,” pungkasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here