Pelajari Dulu Adab dan Akhlak

245

Oleh: Buya Mas’oed Abidin Jabbar/Buya HMA Majo Kayo

Terlalu banyak menggeluti ilmu sampai lupa mempelajari adab adalah kebodohan.

Lihat saja sebagian yang sudah mapan ilmunya, bahkan sudah banyak mempelajari tauhid, fikih dan hadits, tetapi tidak mengamalkan ilmunya, akan tampaklah tingkah laku terhadap orang tua, kerabat, tetangga dan bahkan sesama muslim dan juga terhadap gurunya sendiri jauh dari yang dituntunkan oleh para salafus shalih.

Inilah salah satu bentuk kedunguan zaman yang berkilau kemajuan tanpa akhlak budi pekerti.

Lihatlah kelakuan sebagian orang terhadap yang beda pemahaman, padahal masih dalam tataran ijtihadiyah dibumbui watak keras tak bersahabat, tak mau mengalah, sampai menganggap pendapat tidak boleh berbilang.

Ujungnya saling menyesatkan dan taqlid membabi buta, menyeruduk kiri kanan dan mengatakan sesat orang yang tidak sepaham serta langsung memberikan cap salah tak terampunkan.

Imam Syafii terkenal dengan ungkapan  yang artinya, “Seseorang tanpa adab itu seperti lalat”.

Coba lihat lalat, ia terbang ke sana-ke mari dan hinggap di mana pun untuk menebarkan penyakit.

Tidak seperti terbangnya kupu-kupu, ke sana-ke mari menghinggapi bunga hanya untuk menebarkan nektarnya.

Para ulama sudah mengingatkan untuk tidak meninggalkan pelajaran adab dan akhlak. Mari dipikirkan bersama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here