Peduli Lombok, CHI Gelar Selenggarakan ‘Qurban Ready To Eat For Lombok’

414
Seorang perempuan sedang melaksanakan ibadah di tengah rumahnya hancur akibat gempa (Foto: Liputan6)

Jakarta, Muslim Obsession – Chef Halal Indonesia (CHI) bekerjasama dengan Salam Kurban, El Barka dan Sheep & Sheep menyelenggarakan  “Qurban Ready To Eat For Lombok“.

Hal itu sebagai bentuk kepedulian CHI terhadap korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan mendirikan Dapur Umum Chef Halal Indonesia di Posko Lanud Rembiga ZAM, Lombok.

Daging kurban khusus domba dan kambing akan dimasak dan dikemas di Jakarta oleh Team CHI untuk kemudian dikirim ke korban gempa bumi di Lombok. Di distribusikan kepada korban  dalam bentuk makanan siap santap, dalam pendistribusian bantuan tersebut CHI bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara.

Pendistribusian yang sudah terdaftar oleh CHI sudah ada empat lokasi pertama yaitu, di Remige, Mundusari, Sembalun, dan Tanjung Lombok Utara. Disana  Chef Halal Indonesia juga menjalin komunikasi dengan lintas pesantren dan satu sisi CHI bekerjasama dengan Indonesian Backpacers, serta ada berbagai komunitas yang siap untuk membantu CHI, tetapi pendistribusian bantuan CHI tetap yang utama dari TNI AU.

“Karena saya sendiri melihat ketika pendistribusian makanan truk tidak bisa masuk lokasi, lalu mereka (TNI AU) berganti mobil, dan mobil juga tidak bisa masuk, lalu mereka berganti motor. Jadi itu cara TNI AU mendistribusikannya. Kami melihat satu anak makan nasi dan beberapa lauk, mereka menangis. Karena makan nasi itu sesuatu yang mewah untuk mereka, sudah tiga samapai empat hari mereka tidak makan nasi yang mereka makan hanyalah mie, singkong dan pisang. Kita sedikit berbagi kebahagian dengan korban gempa, ketika kita membuat dapur umum mereka sangat antusias. Tahun ini mungkin tidak terjadi, walaupun dapat daging bagaimana masaknya?,” kata Ketua Chef Halal Indonesia R. Muhammad Suherman, Kamis (23/8/2018).

Jumlah domba yang terkumpul sudah mencapai tiga puluh ekor. Untuk mendukung program ini CHI menerima kiriman berupa daging, hewan kurban yang akan dibantu untuk memotong, dan  berupa donasi uang. Program ini tidak berhenti hanya untuk bencana di Lombok, tetapi program ini akan diteruskan bila seandainya ada sesuatu yang emergency di Indonesia. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here