Peduli Corona, Parmusi DKI Bagikan 1.100 Sembako ke Para Dai dan Marbot Masjid

422

Jakarta, Muslim Obsession Wabah virus corona atau COVID-19 telah berdampak terhadap semua lapisan masyarakat. Demi membantu memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari, khususnya dalam pemenuhan sembako, banyak pihak yang memusatkan perhatiannya kepada mereka.

Pengurus Wilayah (PW) Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) DKI Jakarta pun turut berpatisipasi membantu meringankan beban masyarakat kecil dengan memberikan 1.100 sembako berupa beras senilai masing-masing 5 Kg yang dibagikan untuk enam wilayah, yakni Jakarta Pusat, Timur, Utara, Selatan, Barat dan Kepulauan Seribu.

“Rincianya kita bagikan setiap wilayah kota ada 200 paket, yakni 150 paket dibagikan melalui Pengurus Daerah Parmusi di lima wilayah kota. Sedangkan 50 paketnya dibagikan oleh Muslimah Parmusi. Jadi pas 1.000 paket. Untuk 100 paketnya dibagikan ke Kepulauan Seribu,” ujar Sekretaris Wilayah Parmusi DKI M. Ambardi, Sabtu (25/4/2020).

Ambardi mengatakan, kader-kader Parmusi merasa tergugah hatinya untuk membantu terhadap penanganan virus corona ini dengan memberikan bantuan kepada masyarakat berupa sembako. Bantuan ini juga sekaligus untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan semangat saling berbagi.

“Tentunya ini adalah dalam rangka mewujudkan rasa solidaritas dan mewujudkan visi Parmusi sebagai organisasi persaudaraan umat muslim, paling tidak menyapa mereka yang sedang mengalami musibah yaitu COVID-19,” terangnya

Ia melihat corona ini adalah problem yang dihadapi semua umat. Karena itu penanganannya tidak boleh hanya dibebankan kepada satu pihak. Tapi semua harus bergotong-royong menyelesaikan persoalan ini bersama-sama. “Dan ini adalah upaya Parmusi berjuang memperkuat ketahanan dan persatuan umat Islam,” tuturnya.

Ambardi menambahkan, bantuan Parmusi ini lebih diprioritaskan untuk ustadz atau ustazah dan marbot masjid atau mushola yang ada di wilayah DKI. Mengapa mereka yang diprioritaskan, karena program utama Parmusi adalah fokus pada gerakan dakwah, sehinga perananya harus diperkuat oleh para ustadz atau ustadzah.

“Jadi ini sesuai arahan dan kebijakan Pengurus Pusat dan Ketum Parmusi Beliau Bapak Usamah Hisyam. Domain Parmusi saat ini lebih menguatkan di bidang dakwah sehingga connectingnya harus bisa memperkuat peran dai dalam berdakwah di masyarakat,” tuturnya.

Parmusi kata dia, selalu berharap dan memohon agar wabah corona ini dapat tertangani dan segera berakhir karena bukan saja berdampak terhadap ekonomi tetapi juga menjadi keterbatasan dalam berdakwah bagi para dai. Misalnya, tidak bisa menjadi khotib Jumat, taklim dan ceramah. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here