PBNU Nyatakan Kasus Twit Dubes Saudi Soal Bendera Telah Selesai

337
PBNU menerima kunjungan Dubes Arab Saudi yang baru, Yahya Al-Qahtani (Foto: NU)

Jakarta, Muslim Obsession – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengemukakan bahwa kasus twit Dubes Arab Saudi untuk Indonesia yang lama, Osamah Muhammad al-Suaibi, yang berisi tuduhan bahwa pembakar bendera HTI merupakan organisasi sesat (munharifah), telah selesai.

“Masalah pembakaran bendera selesai. Sudah selesai,” kata Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2019) setelah menerima kunjungan Dubes Arab Saudi yang baru, Yahya Al-Qahtani.

Menurut Kiai Said, kunjungan Yahya ke PBNU ini merupakan langkah positif dalam upaya kembali memperbaharui hubungan kedua belah pihak.

“Jadi sekali lagi kunjungan beliau merupakan langkah yang sangat positif,” ucapnya.

Ia mengungkapkan bahwa hubungan kedua belah pihak telah terjalin dengan baik sejak dulu.

Untuk menjaga hubungan baik itu, dirinya mengaku tidak mengomentari kasus yang menimpa wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi karena baginya, persoalan itu masuk dalam politik dalam negeri Arab Saudi.

“Saya diminta komentar, tapi enggak mau komentar tentang Khashoggi. Saya tidak mau komentar karena masalah politik dalam negeri,” ucapnya.

Sebelumnya, di hadapan Yahya, Kiai alumnus Universitas Ummul Qurra Mekkah, Arab Saudi ini mengaku tersinggung atas twit Osamah karena menyebut pembakar bendera sebagai organisasi sesat. (Vina)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here