PBB: Jumlah Warga Kelaparan di Suriah Capai Rekor 12,4 Juta 

109
Hala, (9 th) salah satu anak perempuan, sedang menerima perawatan di sebuah rumah sakit sementara. Setelah pemboman pemerintah Suriah di kota Saqba yang dikuasai pemberontak, di wilayah Ghouta Timur yang terkepung di pinggiran ibukota Damaskus. (Photo: AFP)  

New York, Muslim Obsession – Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan dalam siaran pers pada hari Kamis bahwa tambahan 4,5 juta warga Suriah telah menjadi rawan pangan selama setahun terakhir, membuat jumlah total orang yang berada di ambang kelaparan mencapai rekor 12,4 juta.

“Sebuah rekor 12,4 juta warga Suriah – hampir 60 persen dari populasi – sekarang tidak aman pangan,” kata rilis itu, dilansir Siasat, Jumat (19/2/2021).

Hanya dalam waktu satu tahun, tambahan 4,5 juta warga Suriah menjadi rawan pangan.

Badan PBB mengatakan bahwa krisis ekonomi, kehilangan pekerjaan di tengah pandemi dan melonjaknya harga pangan telah menambah penderitaan rakyat Suriah yang menderita akibat konflik selama satu dekade.

Baca Juga: Biden Perpanjang Perlindungan Bagi Warga Suriah di AS

“Situasinya tidak pernah lebih buruk. Setelah sepuluh tahun konflik, keluarga Suriah telah menghabiskan tabungan mereka karena mereka menghadapi krisis ekonomi yang terus meningkat,” kata Perwakilan WFP dan Direktur Negara di Suriah Sean O’Brien dalam rilisnya.

Hanya dalam satu tahun, jumlah orang yang sangat rawan pangan – tidak dapat bertahan hidup tanpa bantuan makanan – telah berlipat ganda mencapai 1,3 juta, kata rilis tersebut.

Badan tersebut memperingatkan bahwa tambahan 1,8 juta lagi akan menjadi sangat rawan pangan kecuali tindakan segera diambil. Untuk memastikan bantuan terus mengalir ke Suriah, WFP membutuhkan tambahan USD 375,3 juta hingga Juli 2021.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB sebelumnya mengatakan akan membutuhkan total USD 4,2 miliar untuk menargetkan 10,5 juta di Suriah dengan bantuan tahun ini.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here