PBB: 13 Juta Warga Kongo Butuh Bantuan Kemanusiaan  

906
Seorang tentara Kongo membawa sekotak amunisi di dekat kota Kimbau, provinsi Kivu Utara (Photo: Reuters)

Kongo, Muslim Obsession – Sekretaris Jenderal PBB Mark Lowcock mengatakan sebanyak 13 juta warga sipil di Kongo butuh bantuan kemanusiaan.

“Kebutuhan kemanusiaan yang diakibatkan oleh konflik di Republik Demokratik Kongo (DRC) meningkat dua kali lipat dalam setahun terakhir,” ujar Lowcock, sebagaimana dilansir Al-Jazeera, Selasa (20/3/2018).

Ia juga menuturkan, lebih dari 4,6 juta anak-anak kekurangan gizi, termasuk 2,2 juta orang menderita gizi buruk akut.

“Kami melihat epidemi yang menjamur termasuk wabah kolera terburuk dalam 15 tahun. Ada juga epidemi kekerasan seksual yang sebagian besar tidak dilaporkan dan tidak ditangani. Serta sebagian besar menyerang anak-anak,” paparnya.

Peperangan di negara Afrika Tengah banyak terkait dengan pemungutan suara untuk menggantikan Presiden Joseph Kabila, yang telah lama tertunda. Pemilihan pada awalnya ditetapkan November 2016 lalu, dan terus didesak hingga Desember 2018.

Namun, komisi pemilihan mengatakan bahwa pemungutan suara setidaknya akan tertunda sampai April 2019. Sementara itu, oposisi politik terus mengecam dan melakukan demonstrasi. Setidaknya 47 orang tewas dalam setahun terakhir dalam demonstrasi yang mengandung kekerasan.

PBB telah menjadwalkan konferensi bantuan dana pada 13 April mendatang. Lowcock mengatakan target bantuan tersebut sebesar $ 1,7 miliar untuk tahun ini. Namun, sampai saat ini baru terkumpul empat persen.

“Kekurangan dana adalah hambatan terbesar bagi respon kemanusiaan di DRC,” kata Lowcock, menambahkan bahwa krisis akan terus meningkat jika tidak ada transisi politik yang sukses dan terhentinya kekerasan di Negara tersebut. (Vina) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here