Pasha Ungu Apresiasi Tim Dakwah dan Kemanusiaan Parmusi

1431
Pasha Ungu dan Parmusi
Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha Ungu (ketiga dari kiri), menerima kunjungan tim relawan Parmusi di rumah dinasnya, Rabu malam (24/10/18). (Foto: Hilmi/Parmusi)

Palu, Muslim Obsession – Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said, berterima kasih pada tim dakwah dan kemanusiaan Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) atas kunjungan dan aksi yang telah dilakukan.

“Saya mewakili Pak Wali Kota mengucapkan terima kasih kepada ustadz, dai, dan seluruh tim Parmusi,” ujar lelaki yang dikenal dengan nama Pasha Ungu tersebut saat menerima kunjungan tim relawan Parmusi di rumah dinasnya, Rabu malam (24/10/18).

Ketua Lembaga Dakwah Parmusi (LDP) KH. Syuhada Bahri yang hadir dalam pertemuan itu menjelaskan, aksi yang dilakukan Parmusi merupakan kewajiban seorang muslim atas musibah yang menimpa saudara seakidah.

Menurutnya, Parmusi hadir untuk mendatangi para pengungsi dalam rangka memberikan bimbingan rohani dan bantuan kesehatan, selain bantuan kemanusiaan lainnya.

“Alhamdulillah, kita sudah datangi para pengungsi di beberapa daerah, mulai dari Mamboro sampai pesisir pantai Donggala, Insya Allah besok ke Petobo. Memberikan sembako, bantu pengobatan dan asupan rohani,” ujar Kiai Syuhada dalam keterangan tertulis, Jumat (26/10/2018).

Kiai Syuhada menjelaskan, para dai Parmusi nantinya akan ditempatkan di tenda-tenda pengungsi. Mereka akan memberikan pendampingan agama sekaligus untuk memotivasi semangat para pengungsi.

“Dai-dai Parmusi akan mendampingi para pengungsi di tenda. Jadi kita minta mereka akan tidur di tenda-tenda itu,” jelas Kiai Syuhada.

Selain Kiai Syuhada, hadir juga dr. Jamilah yang memimpin tim kesehatan Parmusi yang juga Wasekjen DPP PAN dan sejumlah pemuda relawan Parmusi.

Tim Dakwah dan Kemanusiaan Parmusi Pusat sudah berada di Palu sejak Jumat (19/10/2018). Parmusi tidak mendirikan posko untuk pengungsian tetapi melakukan ‘jemput bola’ dalam menangani para pengungsi.

‘Jemput bola’ dilakukan mulai daerah Kelurahan Pantoloan, Taipa, hingga Mamboro. Aksi ini dilanjutkan di Jalan Sungai Liwara, Sungai Bongka, Kelurahan Ujuna, Palu Barat. Tim juga membantu para pengungsi di Wani, Labuan, Dalaka.

Selaim di Palu, Tim Dakwah dan Kemanusiaan Parmusi juga bergerak di Kabupaten Donggala, terutama di daerah Lampong, pesisir pantai yang hancur diterjang tsunami.

Tim juga menyempatkan diri untuk menyapa dan membantu para pengungsi korban likuifaksi di daerah Petobo, Palu Selatan.

Pada tiap pengungsian, Tim Dakwah dan Kemanusiaan Parmusi memberikan makanan pokok, sembako, alat mandi dan mencuci, pengobatan, serta trauma healing yang dilakukan para dai Parmusi.

Aksi kemanusiaan Parmusi lebih dahulu dilakukan para kader dan dai Parmusi Sulawesi Tengah. Dipimpin Ketua PW Parmusi Sulteng, Dr. Abdul Rachman Thaha, tim melakukan evakuasi para korban dan memberikan bantuan makanan, minuman, serta pakaian. (Hilmi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here