Parmusi Save Help Terus Bergerak di Wamena

636

Wamena, Muslim Obsession – Puluhan kardus dan karung berisi bahan makanan pokok telah tiba di Wamena dari Jayapura. Barang-barang ini akan segera dikirim untuk para korban konflik kemanusian yang masih mengungsi di sejumlah tempat. Bantuan ini datang dari Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) melalui gerakan Parmusi Save Help Wamena.

Ustaz Hamka Yeli Peli, Dai Parmusi yang bertugas dalam menjalankan misi kemanusian ini mengatakan, bahwa Parmusi Save Help terus bergerak mendatangi camp-camp pengungsian untuk memberikan batuan berupa bahan makanan pokok. Kegiatan Parmusi sudah terlibat sejak pertama kerusuhan di Wamena meletup.

“Ada dua tahapan yang sudah kita lakukan dari proses evakuasi sekarang masih dalam tahap rehabilitasi dengan mengirimkan bahan makanan pokok. Selanjutnya baru kita menuju tahap renkontruksi,” ujar Ustaz Hamka saat dihubungi Muslim Obsession, Jumat (4/10/2049).

Tahap rekontruksi akan dilakukan setelah situasi dipastikan aman terkendali. Saat ini proses tanggap darurat masih diberlakukan meski sudah tidak ada lagi kerusuhan. Tanggap darurat dilakukan karena mereka masih banyak yang trauma, dan takut untuk pulang ke rumah. Ia pun bersama para relawan lain berinisiatif melakukan trauma healing.

Trauma healing ditunjukan untuk ibu-ibu dan anak-anak. Tujuanya guna memberikan ketenangan bagi kondisi psikologis mereka yang masih shock akibat kerusuhan di Wamena. “Caranya dengan bermain games dan hiburan bernyanyi atau ikut lomba,” jelasnya.

Diketahui gerakan Parmusi Save Help Wamena adalah intruksi langsung dari Ketua Umum PP Parmusi H. Usamah Hisyam. Gerakan ini adalah upaya nyata kepedulian Parmusi terhadap para korban di Wamena. Parmusi tidak hanya memberikan kecaman kepada pelaku perusuh. Tapi ia juga turun ke bawah menyatu dengan masyarakat dan aparat.

“Parmusi bergerak tidak hanya menekankan konsep dakwah bil hikmah, tapi juga dakwah bi hal dengan terjun langsung memberikan bantuan dan terobosan solusi kepada masyarakat. Ini lebih baik dari pada hanya berani mencaci,” ujar Usamah.

Gerakan Parmusi Save Help Wamena dicanangkan Usamah saat menghadiri acara Muswil Parmusi Jateng minggu lalu. Dari penggalangan itu terkumpul dana Rp50 juta dan sudah dikirim langsung kepada Ustaz Hamka yang bertugas di sana. Usamah terus mengajak kepada seluruh kader Parmusi dan masyarakat untuk gotong royong mengulurkan tangan membantu para korban di Wamena.

“Persoalan kemanusian ini bukan hanya menjadi beban pemerintah semata, tapi menjadi beban kita bersama. Karena mereka bukan orang lain, mereka adalah saudara kita sebangsa dan setanah air,” tandasnya.

Adapun bahan makanan yang didistribusikan berupa beras, mie instan, roti biskuit, sayuran, minyak, susu, gula, kopi, teh, air mineral, terigu, sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi dan lain-lain. Bahan makanan pokok itu akan dikirim ketiga tempat pengungsian, yakni Kantor Kodam Jayawijaya, Kantor Polres Wamena, dan Asrama Polisi di Wamena.

Bagi yang ingin menggulurkan tanggan membantu para korban konflik kemansiaan di Wamena bisa dikirim ke Rekening resmi Parmusi atas nama Persaudaraan Muslimin Indonesia, Bank BNI Syariah: 0888078873. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here