Parmusi Hadir di Pati Bawa Solusi Bagi Petani

489

Pati, Muslim Obsession – Problem kehidupan petani Indonesia saat ini sangat banyak. Selain masalah tenaga kerja yang makin mahal, pupuk mahal dan sering langka di pasaran, penyakit tanaman juga makin banyak dan sulit dikendalikan juga masalah harga jual yang tidak seimbang dengan biaya produksi dan petani merugi.

Akibatnya, petani Jawa Tengah yang umumnya beragama Islam hidupnya tidak sejahtera secara lahir dan harus kerja keras mencukupi kebutuhan. Dampak lainnya, akidah mereka pun rapuh, menjadi kurang kuat.

Kesimpulan itu disampaikan oleh Anding Sukiman yang merupakan Ketua Pengurus Wilayah Persaudaraan Muslimin Indonesia (PW Parmusi) Jawa Tengah saat menggelar pertemuan di rumah makan Anda di Jalan Penjawi, Pati, Jumat (26/10/2018).

Pertemuan dalam rangka konsolidasi itu dihadiri kader-kader Parmusi dan sejumlah wartawan radio di kabupaten Pati.

Memperhatikan kondisi tersebut, Anding Sukiman yang juga penggiat pertanian organik ini berharap kehadiran Parmusi bisa menjadi mitra kerja Pemerintah Kabupaten Pati dan pihak-pihak penggiat pertanian, khususnya para petani.

“Saya minta izin kepada Pemkab Pati agar Parmusi bisa berdiri di Pati untuk bersama-sama memajukan sektor dakwah dan ekonomi di Bumi Mina Tani ini,” ujarnya kepada Muslim Obsession, Ahad (28/10/2018).

Anding menjelaskan, Parmusi Jawa Tengah yang dipimpinnya adalah organisasi massa yang resmi dan terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM.

Menurutnya, Parmusi telah ada di seluruh pelosok penjuru tanah air dengan menitikberatkan program dakwah dan ekonomi, sehingga mampu meningkatkan iman dan takwa serta ekonomi masyarakat, khususnya petani.

“Dengan peningkatan taraf hidup umat Islam diharapkan semakin kokoh nilai iman dan takwanya, sehingga tidak mudah tergoyahkan,” tegasnya. (Andik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here