Parmusi Babel Ajak Para Dai Jaga Persatuan

613

Pangkal Pinang, Muslim Obsession – Pengurus Wilayah Persaudaraan Muslimin Indonesia (PW Parmusi) Bangka Belitung (Babel) menyadari betul beratnya tantangan menegakkan Kalimat Tauhid. Oleh karenanya PW Parmusi Babel mengajak para dai Parmusi menjaga kesatuan dan persatuan di tanah air.

Hal itu dikemukakan Ketua PW Parmusi Babel H. Eka Mulya Putra dalam sambutannya di hadapan para peserta Orientasi Dai Parmusi tingkat provinsi di Hotel Bumi Asih, Pangkal Pinang, Ahad (16/9/2018).

“Demi tegaknya Kalimat Tauhid dan menyebarkan kebaikan untuk kemaslahatan umat, saya mengimbau seluruh dai Parmusi untuk menjaga kesatuan dan persatuan,” ujarnya.

Eka menambahkan, paradigma baru organisasi yang berorientasi dakwah mengharuskan kader dan dai Parmusi menjangkau masyarakat di seluruh lapisan. Untuk itu sikap kooperatif dan kerja sama harus dimunculkan dalam rangka menjaga persatuan tersebut.

“Dari latar belakang apapun, entah Muhammadiyah, NU, atau kelompok lainnya, kita harus tetap menjaga kesatuan dan persatuan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu Eka memaparkan bahwa sebelum dilaksanakan Orientasi Dai Parmusi tingkat provinsi, pihaknya telah menggelar orientasi dai di tingkat kabupaten/kota.

“Pada tanggal 9 September lalu Parmusi Babel telah melakukan orientasi dai di Bangka Tengah yang merupakan akhir dari safari dakwah kabupaten/kota se-Babel,” ungkapnya.

Eka mengakui jika Parmusi Babel baru memulai kegiatan dakwahnya. Meski demikian, Eka optimis Dai Parmusi Babel siap mensukseskan Jambore Nasional Dai Parmusi yang akan digelar pada 24-27 September mendatang.

“Lebih dari itu, Dai Parmusi Babel siap melanjutkan program Parmusi, yakni menyiapkan 5 dai per kecamatan,” tegas Eka.

Sementara itu, Ketua Umum PP Parmusi H. Usamah Hisyam yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, dirinya merasa bangga melihat semangat para Dai Parmusi Babel.

“Dari seluruh wilayah yang saya hadiri, orientasi dai di Babel ini terasa berbeda. Kenapa? Dai-dainya masih muda, dai milenial. Saya senang melihat semangat-semangatnya,” kata Usamah.

Pada kesempatan itu Usamah mengingatkan agar seluruh dai Parmusi dapat berkontribusi pada masyarakat. Di manapun berada, ungkap Usamah, dai Parmusi harus menebarkan manfaat bagi lingkungannya.

“Dai harus menjadi muzakki, bukan mustahik. Untuk hidup yang berkah, dai Parmusi jangan pelit, apalagi untuk berjihad,” tandas Usamah.

Selain orientasi dai, pada saat bersamaan dilaksanakan pengukuhan Muslimah Parmusi Bangka Tengah. Kepengurusan Muslimah Parmusi Bangka Tengah dikukuhkan oleh Ketua Muslimah Parmusi Babel, Apriyanty Manuputty. (Abror/Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here