Paradigma Baru Layanan Haji Arab Saudi

112
Haji dan Umrah
Haji dan Umrah (Foto: Al-Khair)

Jeddah, Muslim Obsession – Kepala Daker Airport, Arsyad Hidayat, yang sejak 2009 menjadi bagian pelayanan jamaah haji merasakan kesan khusus dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Perubahannya menurut Arsyad sangat signifikan.

“Saya rasakan tahun ini memang ada naqlah, ada lompatan besar. Saudi tak hanya berlari apalagi berjalan,” kata dia soal kondisi Saudi terkini.

Tahun 2018 merupakan kali ketiga dirinya menjadi petugas haji. Mulanya dia bertugas di Daker Madinah di tahun 2016. Tahun lalu dan sekarang dirinya mendapatkan amanat di tempat dan posisi yang sama, sebagai bagian dari Media Center Haji pada Daker Airport.

Arsyad mengaku belum memiliki banyak pengalaman dibandingkan dengan teman lain sesama pegawai pada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah lainnya.

“Dari penuturan para “senior” saya yang bertugas di Daker Airport maupun Makah atau Madinah memang banyak perubahan yang mereka rasakan dalam beberapa tahun terakhir,” kata Arsyad, sebagaimana dilansir Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Jumat (10/8/2018).

Para petugas lokal lebih ramah menyambut jamaah haji. Tidak hanya perlakukan kepada jamaah asal Indonesia. Slogan-slogan penyambutan jamaah haji yang dibuat oleh pemerintah Arab Saudi juga lebih bersahabat. Tengok saja baliho berukuran besar berbunyi “Thariq Makkah” di sepanjang jalur fast track bandara Madinah dan Jeddah.

Frasa ‘thariq Makkah” semacam program kemudahan dan kenyamanan bagi siapapun yang secara legal akan beribadah di tanah suci. Ada lagi slogan lain yang mendukung “thariq Makkah” seperti “al Hajj tarahim la tazahim” yang kurang lebih bermakna haji itu mengasihi bukan menyakiti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here