Panjat Pinang, Antara Peringatan Kemerdekaan, dan Peringatan Queen’s Day

598
Panjat Pinang (Foto: Alkhairaat.com)

Jakarta, Muslim Obsession – Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus tinggal menghitung hari. Seluruh warga negara Indonesia dari semua lapisan sering mengadakan berbagai acara untuk memeriahkan hari merdeka, dan sebagaimana tradisi tahun-tahun sebelumnya akan berlangsung pesta rakyat di segenap pelosok tanah air, baik di dusun maupun di kota.

Salah satu atraksi yang tak pernah dilewatkan adalah lomba panjat pinang untuk memperebutkan hadiah yang digantung di pucuk batang pohon pinang tersebut. Meskipun batang pohon pinang ini sudah licin permukaannya karena dioleskan minyak atau ‘gemuk’, perlombaan ini tetap digemari masyarakat.

Apa kalian tahu sebenarnya perlombaan ini berasal dari zaman penjajahan Belanda? Lomba panjat pinang ini pertama kali diadakan oleh orang Belanda untuk memperingati ‘Koninginnedag’ (Queen’s Day) yaitu hari ulang tahun Ratu Wilhemina pada tanggal 31 Agustus. Sebagai negara jajahan Belanda, warga pribumi pun turut ikut merayakan 31 Agustus ini dengan segala kemeriahan.

Tanggal tersebut juga bertepatan dengan berakhirnya masa sekolah anak-anak dan dimulainya ‘summer holiday’, sehingga hari bergembira ini juga diramaikan dengan permainan anak-anak seperti keokhappen dan klimmast.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here