Panitia Ngotot Adakan Reuni 212 Meski Dilarang Pemprov DKI

87
Persaudaraan Alumni (PA) 212 bersama dengan sejumlah organisasi Islam lainnya, menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2020).

Jakarta, Muslim Obsession – Sekretaris Umum PA 212, Bernard Abdul Jabar memastikan acara reuni 212 akan tetap digelar, meski pemerintah provinsi DKI Jakarta meminta agar acara tersebut ditunda karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Bernard membuka kemungkinan bahwa rencana acara Reuni Aksi 212 pada 2 Desember 2021 mendatang tidak akan mengumpulkan massa dengan jumlah besar di Lapangan Monas, Jakarta.

Hal itu ia sampaikan merespons imbauan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang meminta agar Reuni Aksi 212 ditunda karena potensial mengundang massa besar di tengah pandemi.

“Nggak nggak [mengumpulkan massa di Monas]. Kita hormati apa yang disampaikan Wagub bahwa Monas saat ini belum bisa dipakai. Ini juga jadi bagian ketaatan kita kepada pihak DKI jakarta sebagai pengelola atau pemilik daripada lapangan Monas,” kata Bernard, Jumat (12/11).

Bernard mengaku sudah mendengar kabar bila Monas sampai saat ini belum dibuka untuk umum.

Meski demikian, ia memastikan bahwa Reuni Aksi 212 tetap digelar dengan format acara berbeda yang tak mengumpulkan massa besar-besaran. Namun, ia mengaku masih membahas rencana acara tersebut nantinya

“Kita lagi rapatkan acaranya apa aja. Misal webinar atau dialog, atau acara kemanusiaan atau acara ke daerah bencana. Kan reuni enggak harus ngumpulin massa banyak juga gitu,” kata Bernard

Riza Patria sebelumnya telah mengimbau agar pelbagai kegiatan yang dapat mengumpulkan massa secara besar-besaran untuk ditunda terlebih dulu karena masih di tengah pandemi virus corona.

“Kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan mohon ditunda dulu,” kata Riza di Balai Kota Kamis (11/11) malam.

Aksi 212 merupakan aksi massa yang digelar di Lapangan Monas dan sekitarnya pada 2 Desember 2016 silam. Aksi itu digelar menyusul pernyataan calon gubernur petahana dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dinilai telah menistakan Islam.

Setelah aksi perdana 212 pada 2016, PA 212 rutin menggelar acara bertajuk Reuni Aksi 212 tahun berikutnya. Tercatat, PA 212 kerap menggelar acara Reuni 212 di Monas dengan mengundang massa besar-besaran sejak tahun 2017 hingga 2019.

Tahun 2020 lalu, PA 212 tak menggelar Reuni 212 di Monas karena pandemi virus corona. Mereka mengganti acara tersebut dengan menggelar webinar yang mengundang banyak tokoh. (Albar)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here