Panas Ekstrem di Tanah Suci, Ini Saran untuk Calhaj

92
Calon jamaah haji disarankan untuk mengantisipasi musim panas ekstrem saat berhaji.

Jakarta, Muslim Obsession – Saat ini musim panas ekstrem tengah melanda Tanah Suci. Tak main-main, suhu hingga mencapai 50 derajat celcius dan diperkirakan berlanjut pada musim haji tahun ini bahkan mungkin sampai bulan Maret Tahun 2020.

Menurut Direktur Utama PT Patuna Mekar Jaya H Syam Resfiadi, suhu panas pada musim haji sebenarnya selalu terjadi setiap tahunnya. Kendati demikian, pihaknya meminta agar setiap calhaj untuk mengantisipasinya agar tidak sakit karena suhu panas.

“Maka dari itu hindari kena terik matahari langsung,” katanya, Ahad (23/6/2019).

Selain menghindari terik matahari langsung, sebagai antisipasinya, jamaah juga disarankan menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti payung, topi dan kacamata hitam. “Dan juga jangan lupa selalu membawa air minumdi botol,” jelasnya.

Syam menuturkan tahun ini Patuna memiliki 400 lebih jamaah haji kusus yang diberangkatkan. Untuk mendampingi jamaah haji selama di Tanah Suci Patuna menerjunkan 4 dokter 10 pembimbing ibadah ada 10 dan 6 kru.

“Insya Allah kita berusaha agar Allah Swt. memberi yang terbaik. Amiin,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here