Palestina: Terima Kasih Messi

806
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Jibril Rjoub saat konferensi pers pada Rabu (6/6/2018) di Tepi Barat Ramallah (Foto: Reuters)

Ramallah, Muslim Obsession – Para pejabat sepak bola Palestina memuji Argentina dan bintangnya Lionel Messi pada Rabu (6/6/2018) waktu setempat. Karena membatalkan pertandingan persahabatan melawan Israel yang direncanakan oleh para pejabat Israel di Yerusalem.

Pemanasan terakhir Piala Dunia Argentina melawan Israel pada awalnya dijadwalkan akan diadakan di kota pesisir Israel Haifa tetapi dipindahkan ke Yerusalem atas desakan pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Striker Argentina Gonzalo Higuain mengumumkan pembatalan tersebut pada Selasa (5/6/2018).

“Israel mencoba menggunakan Messi dan bintang-bintang dari Argentina sebagai alat politik. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada mereka dan menghargai keputusan mereka. Menurut saya mereka berada di jalur yang benar,” kata Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Jibril Rjoub saat konferensi pers pada Rabu (6/6/2018) di Tepi Barat Ramallah, dikutip dari Reuters, Kamis (7/6/2018).

Pada pintu masuk konferensi pers ada plakat yang bertuliskan “Dari Palestina, terima kasih untuk Messi” dengan bendera Argentina dan Palestina. Terpasang juga foto besar Rjoub bersama Messi.

Di samping itu, para pejabat sepak bola Palestina mengatakan mereka tidak akan memiliki masalah jika pertandingan diadakan seperti yang direncanakan di awal, yakni di Haifa. Palestina hanya keberatan saat pertandingan dipindahkan ke Yerusalem.

Sementara itu Zeev Elkin, seorang menteri kabinet senior Israel, melalui Radio Angkatan Darat, ia mengatakan bahwa memegang pertandingan di Yerusalem adalah sebuah kebanggaan nasional. Bahkan, Presiden Israel Reuven Rivlin mengomentari dalam sebuah pernyataan bahwa politisasi langkah Argentina dianggap sangat mengkhawatirkan.

Tak hanya itu, Asosiasi Sepak Bola Israel menuduh Palestina menyeberangi “garis merah” dengan menghasut kemarahan terhadap pemain Argentina untuk mencurangi pertandingan. Ia berjanji akan mengeluh kepada badan sepak bola dunia yang mengatur FIFA tentang komentar Rjoub, yang dia gambarkan sebagai “ancaman fisik dan brutal”. (Vina)

 

Baca Juga: 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here