Palestina Kecam PBB Karena Tak Masukkan Israel ke ‘Daftar Aib’

525
Seorang anak laki-laki memegang bendera Palestina di depan tentara Israel (Foto: Ilustrasi/Truthaholics)

Gaza, Muslim Obsession – Warga Palestina mengecam PBB karena mengecualikan Israel dari “daftar aib” PBB, istilah yang dipakai untuk negara-negara atau organisasi yang melakukan pelanggaran berat terhadap anak-anak.

“Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres tampaknya tidak mendengar apa pun tentang pelanggaran yang dilakukan oleh pemerintah pendudukan Israel terhadap anak-anak Palestina setiap hari,” ujar anggota komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Ahmad Majdalani, sebagaimana dilansir Daily Sabah, Selasa (6/8/2019).

Hamas juga mengutuk tindakan PBB. “Kami mengutuk fakta bahwa PBB tidak menambahkan Israel ke ‘daftar aib 2018’, mengingat pelanggaran mereka terkait hak anak-anak Palestina,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan tertulis.

Hamas menyebut dalam laproan badan-badan PBB, Israel paling banyak melakukan pelanggaran terhadap anak-anak Palestina pada tahun 2018.

Tunduknya organisasi internasional terhadap tekanan Israel dan Amerika Serikat (AS) bertanda pemberian lampu hijau kepada Israel untuk melakukan lebih banyak kejahatan terhadap anak-anak dan seluruh rakyat Palestina, tegas pernyataan Hamas itu.

Hamas mendesak PBB untuk mengambil langkah konkret melalui pengadilan internasional dengan keputusan dan laporan yang telah mereka dokumentasikan.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dalam konferensi pers pada 30 Juli lalu bahwa pihaknya dapat menambahkan Israel ke dalam “daftar aib” untuk tahun 2018, pada akhir tahun ini.

Pernyataan Sekjen PBB itu menyusul kritikan terhadap pengumuman soal “daftar aib” oleh perwakilan khusus PBB untuk anak-anak dan konflik bersenjata, Virginia Gamba, yang mana Israel tak dicantumkan dalam daftar tersebut.

Guterres melaporkan bahwa jumlah anak-anak Palestina yang terbunuh oleh tentara Israel pada 2018 naik menjadi 59 jiwa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here