Palestina-Israel Sepakati Perjanjian Sektor Energi  

651
Bendera Israel dan Palestina

Ramallah, Muslim Obsession – Setelah tiga tahun negosiasi, Palestina dan Israel menandatangani perjanjian yang berisi pembebasan sektor energi Palestina dari total kontrol Israel.

Hal tersebut disampaikan Otoritas Energi Palestina, Selasa (1/5/2018). Perjanjian itu akan mengatur hubungan antara Israel Electricity Corporation dan Perusahaan Transfer Nasional Palestina, yang memiliki hak eksklusif atas transfer listrik di Palestina.

Palestina diwakili oleh kepala otoritas energi, Zafer Milhem. Perjanjian tersebut termasuk klausul pengurangan tarif listrik yang dibayarkan oleh konsumen Palestina untuk membeli listrik dengan harga grosir dan biaya khusus.

Kesepakatan itu juga memungkinkan diversifikasi dalam penyediaan listrik, yang akan tersedia melalui pembangunan pembangkit listrik baru atau pembelian energi dari negara-negara tetangga. Setelah jaringan listrik saat ini dimiliki oleh pihak Palestina.

Otoritas Energi akan dapat mengoperasikan stasiun pensakelaran utama dan memasok mereka dengan tenaga listrik, setelah menyelesaikan pembangunan empat stasiun di Jalameh, Nablus, Ramallah dan Tarqumiya di utara, tengah dan selatan Tepi Barat.

Seperti dilansir situs Wafa, Rabu (2/5/2018), kesepakatan itu juga terkait perjanjian penyediaan transfer, konsolidasi dan pengurangan titik-titik tautan dan mengatur mekanisme pembayaran untuk tagihan listrik.

Serta menentukan hak dan kewajiban masing-masing pihak dan membangun mekanisme untuk menyelesaikan perselisihan antara kedua belah pihak. (Vina)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here