Palestina Ajak Fans Bakar Foto Messi, Jika Ia Bermain di Yerusalem

1529
Lionel Messi (Foto: Busy Buddies)

Palestina, Muslim Obsession – Jibril Rjoub, kepala Asosiasi Sepak Bola Palestina, pada Ahad (3/6/2018) mendesak para penggemar tim Argentina untuk membakar foto-foto striker Argentina Lionel Messi dan jerseynya, jika dia bermain melawan Israel di Yerusalem akhir pekan depan.

Rjoub mencatat bahwa Messi memiliki jutaan penggemar di seluruh dunia Arab dan Islam, di Asia maupun Afrika.

“Messi adalah bintang besar. Maka jika ia ikut bermain, kami mendesak kepada semua penggemarnya untuk membakar foto dan jerseynya. Namun kami masih berharap Messi tidak akan datang,” katanya kepada wartawan setelah meninggalkan kantor perwakilan Argentina di kota Ramallah, Tepi Barat.

Rjoub juga meminta bintang sepak bola dunia itu tidak bermain peran dalam membersihkan penjajahan. Mengingat perannya sebagai Duta Besar Goodwill UNICEF adalah simbol cinta dan perdamaian.

Dia mengatakan bahwa duta besar Argentina meyakinkan Rjoub bahwa pertandingan itu tidak akan mengubah hubungan Argentina dengan Palestina atau kedudukannya dari Yerusalem sebagai kota yang diduduki.

“Jelas ini bukan permainan damai, melainkan permainan politik yang bertujuan untuk menutupi wajah pendudukan fasis dan rasis,” kata Rjoub, seperti dilansir Global News, Senin (4/6/2018).

Argentina dijadwalkan akan bermain di Stadion Teddy Kollek Yerusalem pada Sabtu (9/6/2018) malam dalam pertandingan pemanasan Piala Dunia. Yang mana menarik minat besar di antara para penggemar Israel, terutama karena rencana partisipasi Messi.

Namun, Palestina tidak senang bahwa pertandingan akan diadakan di Yerusalem. Maka Dari itu, Rjoub menulis pernyataan kepada Claudio Tapia, kepala asosiasi sepak bola Argentina. Ia menuduh Israel menggunakan pertandingan itu sebagai alat politik.

Pertandingan tersebut awalnya dijadwalkan akan dilaksanakan di Haifa. Tetapi otoritas Israel menyumbangkan dana, agar pertandingan dilakukan di desa Al-Malha, Yerusalem. Hal ini membuat warga Palestina kecewa. Terlebih setelah pengakuan Presiden AS Donald Trump terhadap kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sekitar 70 anak-anak Palestina yang keluarganya diusir dari desa Malha, kemudian ikut serta dalam aksi protes dan menyampaikan surat kepada duta besar Argentina. Mereka mengungkapkan kekecewaan terhadap tim nasional Argentina.

Karena berniat memainkan permainan di tanah mereka dan di atas makam leluhur mereka. Terutama setelah pejabat Israel menyatakan bahwa pertandingan itu adalah bagian dari peringatan ulang tahun Israel yang ke-70 tahun. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here