Pakistan jadi Negara Muslim Terbesar Pertama Pemilik Bitcoin

54
Bitcoin (Foto: money.howstuffworks.com)

Muslim Obsession – Semakin banyak individu, bisnis, dan bahkan negara di seluruh dunia yang beralih ke Cryptocurrency atau bitcoin untuk berbagai investasi dan tujuan transaksional dan operasional.

Beberapa faktor yang membuat banyak pihak beralih ke cryptocurrency adalah kemampuannya untuk dianggap lebih efisien, termasuk biaya transaksi yang rendah karena tidak adanya perantara yang terlibat, transfer uang yang mudah real-time, aman, dan lebih cepat yang menghormati sifat desentralisasi dan otonomi pengguna.

Meskipun ada negara-negara Islam yang menyatakan cryptocurrency sebagai haram, seperti Indonesia, beberapa di antaranya tidak terpengaruh.

Hal itu terlihat dari banyaknya warga negara muslim yang memiliki cryptocurrency. Salah satu negara muslim yang telah beralih dan memiliki nilai cryptocurrency yang cukup besar adalah di Pakistan.

Pakistan bahkan merupakan negara pemilik cryptocurrency Muslim terbesar pertama dengan sembilan juta pengguna cryptocurrency.

Diskusi Atlantic Council South Asia Center yang diadakan pada 13 Desember 2021, dilansir The Islamic Infromation, menyatakan bahwa Pakistan mengalami peningkatan signifikan dalam investasi cryptocurrency selama pandemi, dengan total kapitalisasi pasar melebihi $2 triliun tahun lalu.

Menurut data yang dikumpulkan oleh laporan oleh Federasi Kamar Dagang dan Industri Pakistan, badan pengatur perdagangan utama Pakistan, diketahui bahwa negara tersebut mencatat nilai crypto sebesar $20 miliar pada tahun fiskal 2020-2021, yang merupakan peningkatan yang tidak biasa sebesar 711%.

Di sisi lain, sebuah laporan yang diterbitkan oleh TripleA, sebuah perusahaan yang berurusan dengan cryptocurrency, menempatkan Mesir di urutan pertama dalam hal memiliki cryptocurrency di dunia Arab. Sekitar 1,8 juta orang Mesir tercatat memiliki kripto. Diikuti oleh Marocco di posisi kedua dengan 878,00 pemilik.

Sedangkan di tempat ketiga ditempati oleh warga negara Arab Saudi, dengan total 453.000 warga Saudi yang memiliki mata uang digital jenis ini.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa sekitar 71% dari total dealer cryptocurrency secara global adalah pria, sedangkan persentase wanita hanya sekitar 21%. Dan persentase pengguna di bawah 34 tahun adalah 58%.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here