Pahala Syahid Bagi Mukmin yang Sabar Tinggal di Rumah Saat Ada Wabah

12519
Work from Home (WFH) jadi pilihan tepat hadapi Covid-19. (Foto: Nura/OMG)

Muslim Obsession – Anjuran untuk work from home (WFH) selama masa darurat bencana wabah virus Corona (Covid-19) sebaiknya dilakukan secara benar dan bertanggung jawab.

Pasalnya, bagi setiap Mukmin, WFH merupakan ikhtiar untuk meraih manfaat dan tidak menjadi pelaku mafsadat (kerusakan).

Bahkan bagi setiap orang yang beriman, wabah penyakit yang merebak di masyarakat merupakan bentuk rahmat dari Allah.

Bagi setiap Mukmin yang bersabar dan ikhlas menerima ketetapan Allah tersebut, maka ia beroleh pahala mati syahid sekalipun ia tidak meninggal dunia.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan hal ini melalui haditsnya:

عَنْ عَائِشَةَ -رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا-، أَنَّهَا قَالَتْ: سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الطَّاعُونِ، فَأَخْبَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” أَنَّهُ كَانَ عَذَابًا يَبْعَثُهُ اللَّهُ عَلَى مَنْ يَشَاءُ، فَجَعَلَهُ رَحْمَةً لِلْمُؤْمِنِينَ، فَلَيْسَ مِنْ رَجُلٍ يَقَعُ الطَّاعُونُ، فَيَمْكُثُ فِي بَيْتِهِ صَابِرًا مُحْتَسِبًا يَعْلَمُ أَنَّهُ لَا يُصِيبُهُ إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَهُ، إِلَّا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الشَّهِيدِ “.

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, bahwasanya dia berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang wabah (tha’un), maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan kepadaku: “Bahwasannya wabah (tha’un) itu adalah adzab yang Allah kirim kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Allah jadikan sebagai rahmat bagi orang-orang beriman. Tidaklah seseorang yang ketika terjadi wabah (tha’un) dia tinggal di rumahnya, bersabar dan berharap pahala (di sisi Allah) dia yakin bahwasanya tidak akan menimpanya kecuali apa yang ditetapkan Allah untuknya, maka dia akan mendapatkan seperti pahala syahid”.

Sanad hadis ini shahih berdasarkan syarat Imam Bukhari, diriwayatkan oleh Bukhari (3474), an-Nasa’i di dalam as-Sunan al-Kubra (7527) dan Ahmad (26139) lafadz hadis ini riwayat Ahmad.

Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan, konsekuensi manthuq (makna eksplisit) hadits ini adalah, orang yang memiliki sifat yang disebut pada hadits tersebut akan mendapatkan pahala syahid walaupun tidak meninggal dunia. (Fathul Bari: 10:194).

Wallahu a’lam bis shawab. (Fath)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here