Orang-Orang Berjenggot dalam Perjuangan Kemerdekaan

484
Achmad Soebardjo.

Selain Soebardjo, tokoh berjanggut yang lain di sekitar kemerdekaan, siapakah lagi jika bukan Haji Agus Salim. Lelaki kelahiran Kota Gadang, 8 Oktober 1884 ini, sama seperti Soebardjo, menempuh pendidikan di ELS dan HBS. Selanjutnya Salim belajar secara otodidak hingga menguasai sembilan bahasa.

Salim adalah anggota BPUPKI, anggota Panitia Sembilan, Wakil Menteri Luar Negeri dan Menteri Luar Negeri Kabinet Sjahrir. Peran strategisnya bagi tegaknya kemerdekaan Indonesia ialah keberhasilannya memperoleh pengakuan de factodan de jure dari Mesir bagi kemerdekaan Indonesia.

Pria berjanggut lain yang besar peranannya bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia ialah Mr. Ali Sastroamidjojo (1903-1976). Ali pernah menjadi Wakil Menteri Penerangan, dan Menteri Pendidikan. Lelaki berjanggut ini dua kali menjadi Perdana Menteri yaitu pada 1953-1955, dan 1956-1957.

Di bawah kekepemimpinannya, pada bulan April 1955 Indonesia berhasil menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika di Bandung. Konferensi inilah yang memotivasi negara-negara di Asia dan Afrika untuk merebut kemerdekaan.

Sayang, prestasi gemilang Perdana Menteri Ali ini tertutupi oleh wibawa Presiden Sukarno sehingga sejarah pun mencatat Konferensi Bandung itu sebagai prestasi Presiden (Konstitusional) Sukarno.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here