OKI Tolak Rencana Trump Soal Perdamaian Timur Tengah

204
OKI (Foto: Arab News)

Jeddah, Muslim Obsession – Organisasi Kerjasama Islam (OKI) pada Senin (3/2/2020) menolak rencana perdamaian pemerintah AS untuk Timur Tengah dan meminta negara-negara anggotanya untuk tidak membantu mengimplementasikannya.

“OKI menolak rencana AS-Israel ini karena tidak memenuhi aspirasi minimum dan hak-hak sah rakyat Palestina dan bertentangan dengan kerangka acuan proses perdamaian,” katanya dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir Arab News, Selasa (4/2/2020).

Sebuah pertemuan para menteri luar negeri di markas OKI di Jeddah menyerukan semua negara anggota untuk tidak berurusan dengan rencana ini atau bekerja sama dengan upaya pemerintah AS untuk menegakkannya dengan cara atau bentuk apa pun.

Di bawah rencana AS yang diluncurkan minggu lalu, Israel akan mempertahankan kendali atas kota Yerusalem yang disengketakan sebagai “ibu kota yang tidak terbagi” dan mencaplok permukiman di tanah Palestina.

OKI juga menegaskan kembali dukungannya untuk Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina masa depan, dengan menekankan “karakter Arab dan Islam.” Dikatakan, perdamaian hanya akan tercapai dengan berakhirnya pendudukan Israel, penarikan penuh dari wilayah Negara Palestina, khususnya, kota suci Al-Quds Al-Sharif (Yerusalem) dan wilayah Arab lainnya yang diduduki.

Organisasi itu mendesak pemerintah AS untuk mematuhi ketentuan referensi hukum untuk penyelesaian masalah yang adil dan untuk perdamaian abadi di kawasan itu.

OKI memperingatkan Israel agar tidak mengambil tindakan apa pun untuk mengkonsolidasikan pendudukan kolonial wilayah Palestina, dan menyerukan kepada komunitas internasional untuk menghadapi semua tindakan tersebut. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here