NU Harus Pegang Teguh Prinsip Ini

439
Silaturrahim dan buka puasa bersama, di balai pertemuan NU Kalbar.
Silaturrahim dan buka puasa bersama, di balai pertemuan NU Kalbar.

Kalimantan Barat, Muslim Obsession – Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Barat Syahrul Yadi, memaparkan prinsip dalam berorganisasi khususnya ber-NU harus memiliki mata.

“Dalam arti, NU itu harus punya mata, yakni NU harus mampu mempertajam dan menembus semua lini serta mengetahui kondisi dunia luar,” kata Syahrul Yadi, saat kegiatan silaturrahim sekaligus buka puasa bersama, di balai pertemuan NU Kalbar, Sabtu (1/06/2019).

Dalam amanatnya, Syahrul melanjutkan, orang NU harus mampu membaca dengan mata yang tajam atas situasi kondisi yang terjadi dan jangan sampai salah dalam mengambil keputusan dalam kondisi apapun.

Selain memiliki mata, Syahrul juga menambahkan bahwa NU juga punya telinga. Maksudnya orang NU tidak boleh lalai dalam menghadapi berbagai perkembangan zaman yang terjadi .

“NU juga harus punya kaki yang kokoh agar mampu menjadi pilar penegak bangsa. Hal ini terbukti ketika NU diserang di mana-mana, masih tetap kuat. NU harus tetap berjalan dengan kaki yang kokoh itu demi tegaknya bangsa dan Negara,” tegasnya.

NU juga harus memiliki tangan sehalus seniman. Maksudnya harus tetap tampil dalam bentuknya yang sederhana dan santun. NU tidak boleh mengafirkan apalagi menjustifikasi sesuatu.

Terakhir bahwa NU harus mempunyai hati. NU harus berangkat dari hati karena organisasi ini didirikan para ulama yang memiliki keunggulan dalam hal kesabaran, kesantunan dan sebagainya. “Andaikan Indonesia ini tanpa NU yang memiliki hati selembut salju, maka mungkin sudah terpecah belah,” pungkasnya.

Hadir pula sejumlah tokoh Ketua FKUB Kalbar Ismail Ruslan, Ketua Baznas Kalbar H Didik Imam Wahyudi, Ketua RMI NU Kalbar KH Zainuddin Asyary, serta jajaran pengurus lembaga dan badan otonom Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here