Non Muslim Kairo: Kami Tidak Makan di Depan Muslim yang Berpuasa

277

Kairo, Muslim Obsession – Orang-orang Kristen di Kairo telah berbagi tradisi dan ritual Ramadhan bersama tetangga Muslim mereka, termasuk menyumbang untuk amal dan menikmati makanan berbuka puasa saat matahari terbenam.

Menurut gubernur Kairo, wilayah Shobra di ibukota Mesir memiliki sekitar 590.000 penduduk Kristen.

“Saya tidak makan di depan orang yang berpuasa,” kata Yasmine Tadros kepada Arab News, Sabtu (2/5/2020).

“Saya belajar hal itu sejak usia dini. Orang tua saya mengajari saya hal ini di rumah. Saya telah berbagi ritual saudara-saudara Muslim saya selama 20 tahun. Di Shobra kami biasa menyiapkan berbuka puasa bersama-sama, Muslim dan Kristen. Banyak orang akan bergabung dan kami sangat bahagia. Tahun ini, karena coronavirus, keamanan membuat kita lebih berhati-hati,” bebernya.

Koeksistensi adalah bagian dari kehidupan Mesir, terutama di Shobra, dan Ramadhan melihat dua komunitas agama datang bersama-sama karena rasa hormat dan kasih sayang.

Magdy Aziz, yang memiliki toko grosir di Shobra Street, menyumbangkan beras dan pasta untuk jamuan amal Ramadhan di jalanan.

Tahun ini, karena pandemi mencegah diadakannya jamuan makan seperti itu, ia memutuskan untuk menyumbangkan makanan untuk warga Shobra yang miskin.

“Apa yang saya lakukan berasal dari hati. Apa yang saya lakukan adalah kebaikan yang saya harapkan untuk semua orang, dan itu adalah cinta Tuhan,” ujar Aziz.

Ia mengatakan bahwa orang Mesir senang melakukan perbuatan baik dan terhubung satu sama lain di semua kesempatan, terutama Ramadhan.

“Kadang-kadang saya menjual barang-barang di bulan Ramadhan dengan setengah harga kepada semua orang,” imbuhnya.

Itu adalah rutinitas yang telah ia praktikkan selama bertahun-tahun dan lebih dari itu selama bulan suci berlangsung karena baginya Ramadhan adalah waktu untuk amal dan perbuatan baik.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here