Nakhodai Dewan Pers, Mohammad Nuh Terapkan Konsep 3E+N

93

Dipercaya menjadi Ketua Dewan Pers periode 2019/2022, Mohammad Nuh menegaskan, ia ingin memperkuat fungsi media, yang ia formulasikan ke dalam konsep 3E+N, yakni Education, Empowering, Enlightening, dan Nationalism.

“Media itu posisinya in between, di antara, di tengah-tengah. Tidak berada di salah satu pihak, sehingga tidak terkooptasi oleh pihak yang satu atau pihak yang lain,” ungkap Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya tersebut kepada Men’s Obsession di Gedung Dewan Pers, Jakarta, belum lama ini.

Karena itu, pria yang sebelumnya pernah menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Komunikasi dan Informasi Indonesia tersebut, dalam tiga tahun ke depan bersama delapan anggota Dewan Pers lainnya akan memperkuat tiga fungsi pers. Pertama, fungsi edukasi (to educate). Dengan pemberitaan pers, masyarakat semakin cerdas dan dewasa.

“Karena cerdas dan dewasa ini masyarakat dapat melakukan self censoring dan selffiltering. Jadi, masyarakat mampu membedakan mana berita yang benar dan mana yang hoaks,”terang Majelis Wali Amanat ITS ini.

Ketiga, fungsi empowering. Media harus memperkuat lembaga atau tatanan yang sudah ada di masyarakat. Bukan malah melemahkannya.

“Termasuk media harus memperkuat resources dan hubungan antarmasyarakat sehingga semakin kokoh,” tegas rektor ITS pada periode 2003-2007 tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here