Nafisah Binti Munyah, Pintu Kisah Cinta Nabi dengan Khadijah

4043
Pernikahan (Ilustrasi)

Muslim Obsession – Nabi Muhammad Saw. adalah pemuda yang gagah dan dikenal sebagai seorang yang jujur sehingga mendapat julukan Al-Amin.

Dengan kejujurannya itu, beliau diperkenankan untuk ikut menjualkan barang dagangan Khadijah. Hal yang lebih banyak menarik perhatian Khadijah adalah kemuliaan jiwa Nabi Muhammad.

Mungkin sudah banyak yang tahu bahwa Khadijah lah yang lebih dahulu mengajukan permohonan untuk meminang Nabi. Dimana pada saat itu bangsa Arab jahiliyah memiliki adat, pantang bagi seorang wanita untuk meminang pria.

Namun untungnya ada sesosok wanita sekaligus sahabat Khadijah yang menjadi pintu kisah cinta keduanya, yaitu Nafisah Binti Munyah. Acara peminangan kemudian dibuat melalui paman Muhammad Saw., Abu Thalib.

Ceritanya begini. Mula-mula Nafisah binti Munyah menyusun sebuah rencana. Ia menemui Muhammad Saw. dan menceritakan semuanya tentang perasaan Khadijah.

“Muhammad, aku Nafisah binti Munyah. Aku datang membawa berita tentang seorang perempuan agung, suci, dan mulia. Pokoknya ia sempurna, sangat cocok denganmu. Kalau kau mau, aku bisa menyebut namamu di sisinya,” kata Nafisah kepada Muhammad, dikutip dari buku Bilik-bilik Cinta Muhammad.

Rupanya Nafisah adalah orang yang cerdik. Setelah menyampaikan ‘lamaran’ Khadijah tersebut, ia tidak meminta Muhammad Saw. untuk menjawab secara langsung pada saat itu juga. Ia memberikan Muhammad Saw. waktu untuk memikirkan dan merenungkannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here