Nabi Melarang Kita Mengolok-olok Pelaku Maksiat

1262
Merasa berdosa (Foto: Ilustrasi)

Muslim Obsession – Kadang lidah tidak sengaja memaki orang yang melakukan dosa dan maksiat. Padahal, Islam sangat melarang keras hal tersebut.

Dalam sebuah riwayat, Nabi Muhammad Saw. mewanti-wanti kepada umat Muslim agar jangan sampai kita berani mengolok-olok pelaku maksiat.

“Siapa yang menjelek-jelekkan saudaranya karena suatu dosa, maka ia tidak akan mati sampai ia melakukan dosa tersebut,” (HR. Tirmidzi 2505).

Selain itu, Al-Imam Hasan Al-Bashri mengatakan, para sahabat dan tabiín berkata bahwa barang siapa yang mencela saudaranya karena dosa-dosanya, sedangkan saudaranya itu sudah bertaubat kepada Allah, maka si pencela tidak akan meninggal dunia sampai Allah mengujinya dengan dosa saudaranya tersebut.

Para ulama sudah mengingatkan mengenai hal ini, terlebih mereka adalah orang yang sangat berhati-hati dan takut kepada Allah. Ulama Ibrahim An-Nakha’i mengatakan:

“Sungguh pada saat aku melihat sesuatu yang aku benci, tidak ada yang menahanku untuk berkomentar tentangnya, kecuali karena aku khawatir aku akan diuji dengan hal yang semisal dengannya.”

Sedangkan, Ibn Qayyim Al-Jauziyah menegaskan:

“Engkau mencela saudaramu yang melakukan dosa, itu lebih besar dosanya daripada dosa yang dilakukannya dan lebih dahsyat daripada maksiat yang dilakukannya. Karena pada yang demikian dapat menghilangkan ketaatan dan merasa dirinya suci.”

Wallahu ‘Alam bish Shawab…

(Vinaberbagai sumber)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here