Muslim AS Berlomba Bantu Pengungsi Afghanistan

47

Muslim Obsession – Beberapa masjid dan organisasi Muslim dari seluruh AS telah berlomba untuk bersiap menyambut para pengungsi yang datang dengan pasukan AS yang ditarik dari Afghanistan.

Di Wisconsin, masjid-masjid sudah bersiap menyambut pengungsi ke masyarakat, termasuk Islamic Center of Madison.

“Semua orang siap membantu orang-orang ini,” ujar Ibrahim Saeed, Presiden Islamic Center, mengatakan kepada NBC.

Pusat tersebut adalah salah satu dari 15 organisasi di seluruh negara bagian yang membentuk Dewan Pemukiman Kembali Muslim Bersatu, sebuah kelompok yang dibentuk pada untuk memastikan para pengungsi memiliki akses ke semua layanan yang mereka butuhkan.

Sejauh ini, 3.000 pengungsi Afghanistan telah tiba di Fort McCoy. Tetapi dengan batas waktu penarikan pasukan AS dua hari lagi, jumlahnya diperkirakan akan mencapai 10.000.

“Kami tidak tahu berapa banyak orang yang akan menetap di Wisconsin atau kota mana,” tutur Saeed, dikutip dari About Islam, Rabu (1/9/2021).

Namun, mereka menempatkan semua upaya untuk mempersiapkan. “Kami akan memiliki tim penerjemah, kami akan memiliki tim transportasi,” katanya.

Kelompok Muslim Chicago juga telah bersiap menyambut ratusan pengungsi dari Afghanistan.

Pusat Sumber Daya Wanita Muslim, sebuah organisasi nirlaba lokal, telah membantu lebih dari 40 warga Afghanistan yang telah melarikan diri ke Chicago.

Sima Quraishi, direktur eksekutif organisasi layanan sosial, adalah seorang pengungsi Afghanistan sendiri ketika dia berusia 10 tahun.

“Sekarang adalah waktunya untuk berdiri bersama warga Afghanistan kami. Adalah tanggung jawab kita untuk melindungi, membela, dan menyambut mereka,” ucapnya.

Beberapa organisasi bekerja sama untuk membentuk Gugus Tugas Afghanistan. Mereka akan mengadakan pertemuan pertama mereka pada untuk memulai pengorganisasian.

Selama dua minggu terakhir, perhatian dunia dicekam dengan berita tentang perebutan kekuasaan Taliban di Afghanistan.

Jatuhnya Kabul terjadi pada hari Minggu, 15 Agustus, dua minggu sebelum AS akan menyelesaikan penarikan pasukannya setelah perang dua dekade yang memakan biaya sangat besar.

Dengan kedatangan para pengungsi, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) telah mengoordinasikan upaya untuk mengumpulkan sumbangan kepada para pengungsi di masjid-masjid Baltimore.

Upaya CAIR tidak hanya sebatas membantu pengungsi saja. Selama beberapa minggu terakhir, kelompok hak-hak sipil Muslim telah menggunakan berita Afghanistan untuk menghentikan penyebaran kebohongan terhadap pengungsi, Muslim AS, dan Islam.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here