Mulai 2021, Saudi Izinkan Perempuan Pergi Haji Tanpa Pendamping Lelaki

88
Kepulangan Jamaah Haji (Foto: Ditjen PHU)

Jakarta, Muslim Obsession – Pemerintah Arab Saudi mengizinkan perempuan melaksanakan ibadah haji mulai tahun 2021 tanpa mahram atau pendamping laki-laki. Hal ini seperti dilansir Arab News, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan keputusan tersebut pada Senin (14/6).

Pendaftaran haji tahun ini dibuka secara daring mulai Ahad (13/6) pukul 13.00 sampai 23 Juni mendatang pukul 22.00 waktu setempat.

Pendaftaran haji dibuka setelah pemerintahan Raja Salman memutuskan bahwa ibadah haji tahun ini kembali dibatasi hanya untuk 60 ribu jemaah lokal, juga warga dan ekspatriat yang telah berada di Saudi.

Proses pendaftaran haji akan melalui lima tahap penilaian, dimulai dari data pribadi hingga informasi kesehatan berdasarkan dokumen resmi mereka. Sistem akan memverifikasi kelayakan pemohon haji berdasarkan data yang diberikan ke Pusat Informasi Nasional.

Setelah itu, para pendaftar haji belum tentu memegang izin pelaksanaan ibadah tersebut. “Izin haji hanya akan dikeluarkan setelah aplikasi dinyatakan memenuhi syarat dan semua kondisi serta peraturan kesehatan wajib,” demikian pernyataan kementerian tersebut.

“Kementerian berhak menolak pengajuan pendaftaran haji jika ditemukan melanggar peraturan panitia.”

Sebelum mendaftar haji, para pemohon wajib menyatakan bahwa mereka tidak pernah melakukan haji dalam lima tahun terakhir.

Para calon jamaah haji juga tidak boleh kurang dari 18 tahun dan lebih dari 65 tahun serta menderita penyakit kronis, termasuk terinfeksi Covid-19. Mereka juga harus membuktikan tidak pernah dirawat di rumah sakit dalam enam bulan terakhir.

“Keputusan itu didasarkan pada keinginan gigih Kerajaan untuk memungkinkan para tamu dan pengunjung di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk melakukan ritual haji dan umrah,” demikian pernyataan Kementerian Haji dan Umrah.

“Kerajaan mengutamakan kesehatan dan keselamatan manusia.”

Sementara itu, fase penyortiran jamaah yang layak haji akan dimulai pada 25 Juni mendatang. Saudi menyatakan pemerintah akan memprioritaskan para pendaftar yang belum pernah melaksanakan ibadah haji sama sekali.

Kementerian Haji Saudi mengumumkan tiga paket haji yang tersedia, yakni seharga 16.560 riyal (Rp62 juta), 14.381 riyal (Rp54,5 juta), dan 12.113 riyal (Rp49 juta).

Pelaksanaan haji tahun ini sendiri masih dilakukan dengan protokol kesehatan pandemi virus corona secara ketat.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi menyatakan seluruh 60 ribu jamaah haji tahun ini akan diangkut menggunakan kendaraan yang telah disiapkan panitia ke setiap situs suci.

Satu kendaraan akan diisi maksimal 20 jemaah. Para jamaah haji pun dilarang membawa makanan dan minuman dari luar Makkah. (Albar)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here