MUI Minta Takbir Keliling Tak Dipolitisasi

132
KH Ma'ruf Amin
KH Ma’ruf saat memberikan sambutan pada acara Pendistribusian Zakat Baznas Melalui LAZ (Photo: Kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin mengimbau kepada masyarakat agar tertib saat melakukan takbir keliling, dan tidak dijadikan takbir untuk kegiatan politik.

“Jangan teriak yang tidak perlu, apalagi menggunakan takbir keliling untuk isu politik, nanti malah berbenturan. Gerombolan ini teriak, nanti muncul gerombolan lain yang tidak setuju, lalu berbenturan,” tuturnya, di gedung MUI, Jakarta, Selasa (12/6/2018).

Menurutnya, nuansa politis itu bisa memicu konflik yang bisa merugikan semua pihak.

“Saya harap dilakukan dengan tertib, jangan sampai ada benturan yang menimbulkan konflik,” katanya.

Ma’ruf juga meminta kepada aparat pemerintah dan kepolisian menjamin keamanan takbir keliling tersebut.

“Pihak kepolisian, agar dapat menjamin keamanan dan kenyamanan umat Islam dalam merayakan malam takbiran di lapangan, di masjid, surau atau tempat lainnya,” ungkapnya.

Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan tidak akan ada acara perayaan malam takbiran di Monumen Nasional (Monas) jelang Lebaran Idul Fitri 2018. Acara takbiran akan dilakukan di lima titik berbeda di Jakarta.

“Tidak akan ada takbiran di Monas, akan dipecah ke lima wilayah agar tidak memusatkan kepadatan lalu lintas ke pusat kota,” kata Sandi saat ditemui di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (11/6/2018). (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here