MUI Minta Masyarakat Hindari Golput

300
Prof. Dr. Din Syamsuddin. (Foto: Bal/OMG)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) Din Syamsuddin mengajak umat Islam menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 nanti. Dia mengatakan MUI telah mengeluarkan fatwa yang menyatakan wajib hukumnya untuk memilih pemimpin.

” Kepada para pemilih khususnya umat Islam untuk menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab,” katanya, di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Din mengatakan fatwa haram golput dihasilkan pada Ijtima 1 Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia III 2009 di Padang Panjang yang terdiri dari beberapa butir. Pada butir kedua fatwa tersebut terdapat klausul ‘memilih pemimpin menjadi kewajiban untuk menegakkan imamah dan imarah dalam kehidupan bersama’.

“Karena memilih pemimpin termasuk kewajiban kebangsaan dan keagamaan. Hukumnya wajib menurut syariat,” ungkapnya.

Karena itu, Din mengajak umat Islam menggunakan hak pilih sesuai pikiran dan suara hati. Sebisa mungkin umat Islam tidak memilih golput.

“Kesimpulannya jangan golput. Jangan memilih untuk tidak memilih,” ucapnya.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Didin Hafiduddin, menjelaskan tidak ada istilah ‘haram’ dalam fatwa mengenai hak pilih untuk pemilihan umum. Meski demikian, melalui fatwa tersebut umat Islam diwajibkan memilih pemimpin sebagai bentuk pertanggungjawaban sebagai warga negara.

” Dan kemudian ini akan menguatkan juga terhadap posisi umat Islam, kalau semua umat Islam memilih pemimpin yang baik dan amanah,” ujar Didin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here