MUI Dukung Kemenag Rilis Daftar Mubaligh

453
Menag dan KH Ma'ruf
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bertemu Ketua Umum MUI KH. Ma'ruf Amin di kantor MUI, Selasa (22/5/2018). (Foto: Kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menilai daftar nama mubaligh yang disusun Kementerian Agama sangat penting bagi masyarakat. Oleh karenanya, Kiai Ma’ruf mendukung langkah Kemenag untuk merilisnya.

“Daftar nama mubaligh ini sangat penting agar mereka yang mengisi ceramah di rumah ibadah bukan dari mereka yang asal mubaligh. Jadi saya setuju nama-nama mubaligh yang akan dirilis oleh Kemenag tersebut terlebih dahulu diverifikasi oleh tim MUI,” kata KH Ma’ruf Amin usai bertemu Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kantor MUI, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Menurut Kiai Ma’ruf, daftar Mubaligh diperlukan untuk penertiban. Ia mengaku tidak ingin ada orang yang hanya bisa memaki kemudian jadi mubaligh. Adapun bagi pihak yang tak ingin namanya dirilis, dirinya tidak akan mempermasalahkan.

“Silahkan Kemenag membuat rilis nama mubalig, tentunya sama dengan apa yang direkomendasikan oleh MUI,” jelasnya, seperti dilansir Kemenag.

Untuk membahas persoalan ini, lanjut Kiai Ma’ruf, MUI akan mengundang sejumlah ormas Islam, para dai, dan mubaligh.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didampingi Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, hari ini berkunjung ke kantor MUI. Kedatangan Menag untuk berkoordinasi dan meminta masukan Ketua Umum dan pengurus MUI terkait nama mubaligh yang dirilis Kemenag.

Pada kesempatan itu, Menag memaparkan alur munculnya nama-nama mubaligh yang bermuara dari aspirasi sejumlah ormas Islam, tokoh agama, perguruan tinggi keagamaan Islam, dan masjid. Aspirasi itu meminta Kementerian Agama merilis nama-nama mubaligh untuk mengisi taushiyah di bulan Ramadhan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan aspirasi kepada MUI yang dalam hal ini turut memberikan pemahaman kepada umat,” kata Menag.

“Kami sudah membayangkan jika rilis nama mubaligh ini akan dilematis karena tidak semuanya bisa diakomodir. Namun di satu sisi, kami juga harus melayani kebutuhan umat. Nah ke depan, kami ingin nama-nama yang dirilis Kemenag itu terlebih dahulu direkomendasi oleh MUI,” tegasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here